1
Sepak bola tanpa batas. Ini memang hanya sebuah slogan belaka. Akan tetapi, slogan itu membersitkan cita-cita mulia bahwa sepak bola lebih dari sekadar suatu permainan. Sepak bola telah menjadi bagian dari keadaan publik kita. Melalui sepak bola kita belajar menenun kain habitus baru untuk menyelimuti dunia yang sedang dilanda kedinginan karena kurangnya solidaritas, minusnya religiositas, dan hampanya sportivitas. Mudah-mudahan harapan mendiang Paus Yohanes Paulus II ketika memberkati stadion Roma menjadi harapan kita juga, "Jauhilah kekerasan dari bola, cegahlah komersialisasi lewat bola, dan bola hendaklah menjadi sarana persaudaraan dan perdamaian dunia." Selamat menikmati Piala Dunia.
Kalimat yang tepat untuk meringkas seluruh isi paragraf di atas adalah ....
- A.Sepak bola merupakan habitus baru masyarakat dunia sekarang untuk mengurangi solidaritas, sportivitas, religiositas manusia yang semakin lemah.
- B.Sepak bola dapat menjadi sarana untuk membangun solidaritas, sportivitas, persaudaraan, dan perdamaian serta tidak sekadar merupakan sarana komersial.
- C.Habitus baru sepak bola diperlukan dalam dunia yang serba komersial dan penuh kekerasan sehingga sepak bola harus tanpa batas.
- D.Slogan sepak bola tanpa batas mengisyaratkan cita-cita baru umat manusia untuk menjaga perdamaian dan membangun persaudaraan dan menjauhi kekerasan.
- E.Kekerasan yang kerap membayangi persepakbolaan Indonesia menuntut kita memahami slogan sepak bola tanpa batas sehingga terciptanya kedamaian dan persaudaraan.