Pintarly LogoPintarly
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli SNBT 2011 PPU

Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)30 menit5 soal

Contoh Soal

5 dari 5 soal
1
Bacalah teks dari buku Reka Narbito yang berjudul Kiat Meningkatkan Kemampuan Calistung Anak yang diterbitkan tahun 2010 halaman 12 di bawah ini dengan saksama! (1) Laporan kegiatan anelisis Tes Kompetensi Dasar mengatakan bahwa rerata kemampuan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) untuk seluruh kabupaten di Provinsi DIY belum dapat memenuhi kriteria dan perlu ditingkatkan. (2) Hal ini beralasan jika melihat hasil survei Direktorat Ketenagaan Depdiknas tahun 2004 yang menyebutkan secara nasional 65,29% dari sebanyak 29.238 guru SD tidak menguasai dengan baik materi pelajaran (Mudilarto, 2005:3). (3) Hal ini memiliki pengaruh dalam kualitas soal yang digunakan dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), yakni komposisi butir soal UASBN sebanyak 25% ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) yang berlaku secara nasional serta $ 75 % $ soal ditetapkan oleh penyelenggara UASBN tingkat propinsi (Peraturan Mendiknas, 2007). (4) Padahal, angka literasi telah dijadikan salah satu indikator oleh UNDP (United Nations Development Programme) untuk mengukur kualitas bangsa. (5) Tinggi rendahnya angka literasi menunjukkan tingi rendahnya indeks pembangunan manusia ata HDI (Huaman Development Index) dan tinggi rendahnya HDI menunjukkan kualitas bangsa. (6) Dalam publikasi UNDP terakhir, "Human Development Report 2003", Indonesia ditempatkan di peringkat 112 dar 174 negara dalam hal kualitas bangsa. (7) Ditambah basil survei pengikuran dan penilaian oleh Trend in Intenatıonal Mathematics and Science Study-Report (TIMSS - R) 1999 terhadap 38 negara, nilai materratika dan IPA anak Indonesia juga sangat rendah. (8) Hasil pengukuran daya serap kurikulum siswa secara nasional oleh Direktorat Pendidikan TK dan SD tahun 2000/2001 menunjukkan bahwa rerata daya serap kurikulum secara nasional masih rendah, yaitu 5,1 untuk lima mata pelajaran (Siregar, 2005:5).

Pada kalimat manakah kesalahan penggunaan ejaan (tanda baca, penulisan huruf, dan penulisan kata) ditemukan?

  1. A.1 dan 3
  2. B.2 dan 4
  3. C.5 dan 7
  4. D.6 dan 8
  5. E.7 dan 8
2
Pelajar SMP dan SMA memiliki rentan usia 14 - 17 tahun dan pada umumnya mereka sedang mengalami masa pertumbuhan baik fisik dan sosial, maupun emosional. Usia mereka berada pada awal usia remaja. Perkembangan fisik mereka sangat menonjol, namun perkembangan emosi sangat labil akibat dari perubahan fungsi hormon seksualnya yang pesat. Usia pelajar merupakan masa mencari identitas dan fase kebingungan dalam mencari peran sehingga ada juga yang menyebutnya masa topan dan badai. Dalam proses pencarian identitas jati diri, pelajar memerlukan tempat penyaluran kreativitas yang tepat. Mereka cenderung mencari berbagai cara penyaluran yang selaras dengan usia dan pemahaman mereka.

Dampak negatif adalah mereka masih belum dapat mengidentifikasi secara benar peran dalam Kalimat suntingan yang paling tepat untuk kalimat pertama teks di atas adalah ....

  1. A.Pada usia pelajar SMP dan SMA yang memiliki rentang 14-17 tahun, umumnya mereka semua sedang mengalami masa pertumbuhan secara fisik, sosial, dan emosional
  2. B.Pelajar SMP-SMA memiliki rentang usia 14--17 tahun dan umumnya mereka sedang mengalami masa pertumbuhan, baik fisik, sosial, maupun emosional.
  3. C.Pelajar SMP dan SMA yang memiliki rentangan usia 14-17 tahun dan umumnya sedang mengalami masa pertumbuhan secara fisik, sosial, dan emosional.
  4. D.Pelajar SMP dan SMA memiliki rentang usia 14-17 tahun umumnya sedang mengalami masa pertumbuhan secara fisik, sosial, dan emosi
  5. E.Pelajar SMP dan SMA dengan rentang usia 14-17 tahun umumnya sedang mengalami masa pertumbuhan secara fisik, sosial, dan emosional
3
Para sejarawan umumnya memiliki pandangan yang lebih utuh dalam melihat suatu fenomena atau peristiwa sosial politik. Berbeda dengan para pengamal umumnya, para sejarawan selalu mengaitkan setiap masalah dengan peristiwa jauh di belakang. Merle Ricklefs, sejarawan Australia, misalnya, membuktikan. Hal itu dalam buku terbarunya, Polarising Javanese Society. Buku ini merupakan karya yang sangat baik dalam melihat gejala kebangkitan Islam di Indonesia. Ricklefs membahas masa-masa pembentukan kesadaran Islam pada paruh pertama abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Topik paragraf di atas adalah ....

  1. A.Pandangan sejarawan dalam melihat suatu gejala.
  2. B.Perbedaan pengamatan sejarawan dan pengamat umum.
  3. C.Cara sejarawan menganalisis suatu masalah.
  4. D.Pembahasan buku baru karangan Merle Ricklefs.
  5. E.Pembahasan masa awal pembentukan kesadaran Islam di Indonesia.
4
Pasar kerja penelitian di negara kita cukup banyak. Tentu saja yang dimaksud di sini adalah penelitian terapan yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu keadaan atau hasil suatu keadaan dalam masyarakat. Penelitian eksploratoris at au jenis penelitian lain yang bersifat teoritis juga memiliki pasar kerja, tetapi biasanya sangat terbatas. Ada juga dana yang disediakan oleh yayasan yang besar, seperti Toyota Foundation dan Ford Foundation. Bahkan, tersedia dana yang besar yang ditawarkan oleh pemerintah, seperti sejumlah proyek yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Belum lagi perusahaan atau lembaga lain yang berkepentingan terhadap penelitian tertentu. Pada dasarnya, pasar kerja penelitian di Indonesia terbuka lebar.

Gagasan pokok paragraf di atas terdapat pada ....

  1. A.awal kalimat
  2. B.kalimat kedua
  3. C.awal dan akhir kalimat
  4. D.akhir kalimat
  5. E.semua kalimat
5

Penggunaan tanda koma pada kalimat berikut tidak benar, kecuali ....

  1. A.Tak ubahnya Jakarta, jalanan Kota Boston pun ruwet, karena tak mudah dijelajahi dengan mobil.
  2. B.Pada tahun 2006, untuk ketiga kalinya, majalah Bicycling memasukkan kota ini ke dalam daftar kota terburuk di AS bagi pesepeda.
  3. C.Menino akhirnya memahami manfat dari budaya ramah sepeda-demi lingkungan-yaitu, mengurangi kepadatan lalu lintas dan menyehatkan masyarakat.
  4. D.Kota-kota, mulai dari Louisville hingga Los Angeles, menawarkan kemudahan akses bersepeda, dan wisatawan adalah sasaran utama fasilitas tersebut.
  5. E.Sejumlah larangan membatasi keberadaan sepeda di jalanan umum, sehingga memudahkan akses ke pedalaman, atau menggenjot naik menyusuri pesisir sepanjang Old Highway.