Pintarly LogoPintarly
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli SNBT 2016 PPU

Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)30 menit11 soal

Contoh Soal

10 dari 11 soal
1
Teks 3A Ada pendapat bahwa etos kerja masyarakat Indonesia relatif rendah daripada bangsa-bangsa Asia lainnya, terutama Jepang dan Korea. Pandangan itu diukur berdasarkan kenyataan bahwa tingkat kemajuan ekonomi bangsa Indonesia relatif lebih rendah daripada kedua negara tersebut. Namun, ada juga yang membantah pendapat itu dengan menunjukkan bagaimana kerasnya kerja yang dilakukan para petani dan buruh di pelbagai tempat di Indonesia. Rendahnya tingkat kemajuan bangsa Indonesia itu tidak berkaitan sama sekali dengan tinggi rendahnya etos kerja, tetapi lebih berkaitan dengan politik ekonomi pembangunan Indonesia. Kedua pendapat itu jelas mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing, tetapi sukar untuk disangkal bahwa tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat juga sangat dipengaruhi etos kerja masyarakat itu. (Diadaptasi dari http://id.portalgaruda.org/?ref $ = $ viewarticlearticle=97155) Teks 3B Salah satu cara untuk meningkatkan etos kerja adalah menggunakan saluran sistem nilai paternalistik, yang umumnya dianut oleh bangsa Indonesia. Umumnya pada masyarakat paternalistik, sistem nilai yang dianut akan lebih mudah berubah apabila perubahan itu dimulai oleh patron yang menjadi panutan masyarakat itu. Dalam kehidupan masyarakat model-model kehidupan pada dasarnya adalah tiruan dari model-model kehidupan para pemimpin, baik pemimpin formal maupun informal. Oleh karena itu, para pemimpin masyarakat, baik pemimpin tingkat rendah maupun tingkat tinggi, dapat menjadikan dirinya sebgai "alät" tiruan bagi peningkatan etos kerja masyarakat.

Berdasarkan isi Teks 3B, kepada siapa penulis berpihak? Informasi aya yang dimuat pada Teks $ 3 \mathrm{~A} $ , tetapi tidak dimuat pada Teks $ 3 \mathrm{~B} $ ?

  1. A.Sistem ailai memengaruhi etos kerja masyarakat.
  2. B.Etos keja dapat ditingkatkan secara kultural.
  3. C.Panutar menentukan etos kerja masyarakat.
  4. D.Perubahan etos kerja berpengaruh pada kehidupan.
  5. E.Ada hubungan antara etos kerja dan kesejahteraan.
2
Teks 2 (1) Sebuah studi memunjukkan bahwa anak yang dibiasakan mendengarkan cerita sejak dini dan dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan jaringan otak yang lcbih awal. (2) Sebaliknya, anak yang tidak dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan yang kurang pada jaringan tersebut. (3) Anak-anak balita dengan orang tua yang rutin membacakan buku untuk mereka mengalami perbedaan perilaku dan prestasi akademik dengan anak-anak dengan orang tua yang cenderung pasif dalam membacakan buku. (4) Mcnurut scbuah studi baru yang ditcrbitkan dalam jurnal Pediulric menemukain perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak. (5) Peneliti mengamati perubahan aktivitas otak anak-anak usia 3 samapai dengan 5 tahun yang mendengarkan orang tua mereka membacakan buku melalui scanner otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (FMRI). (6) Orang tua menjawab pertanyaan tentang berapa banyak mereka membacakan cerita untuk anak-anak serta seberapa sering melakukan komunikasi. (7) Para peneliti melihat bahwa ketika anak-anak sedang mendengarkan orang tua bercerita, sejumlah daerah di bagian kiri otak menjadi lebih aktif. (8) Ini acialah daerah yang terlibat dalam memahami arti kata, konsep, dan memori. (9) Wilayah ini juga menjadi aktif ketika anak-anak bercerita atau membaca. (10) Pada studi ini menunjukkan bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda. (11) Yang lebih menarik adalah bagaimana aktivitas otak di wilayah ini lebih sibuk pada anak-anak yang orang tuanya gemar membaca. (12) Membacakan buku untuk anak-anak membantu pertumbuhan neuron di daerah ini yang akan menguntungkan anak di masa depan dalam hal kebiasaan membaca.

Apa judul yang tepat untuk Teks 2 tersebut?

  1. A.Pengenalan Kebiasaan Memaca sejak Dini
  2. B.Balita dan Kebiasaan Mendengarkan Cerita
  3. C.Pembiasaan Anak dalam Mendengarkan Cerita
  4. D.Peningkatan Kinerja Otak melalui Membaca
  5. E.Peran Orang Tua dalam Membacakan Cerita
3
Teks 3A Ada pendapat bahwa etos kerja masyarakat Indonesia relatif rendah daripada bangsa-bangsa Asia lainnya, terutama Jepang dan Korea. Pandangan itu diukur berdasarkan kenyataan bahwa tingkat kemajuan ekonomi bangsa Indonesia relatif lebih rendah daripada kedua negara tersebut. Namun, ada juga yang membantah pendapat itu dengan menunjukkan bagaimana kerasnya kerja yang dilakukan para petani dan buruh di pelbagai tempat di Indonesia. Rendahnya tingkat kemajuan bangsa Indonesia itu tidak berkaitan sama sekali dengan tinggi rendahnya etos kerja, tetapi lebih berkaitan dengan politik ekonomi pembangunan Indonesia. Kedua pendapat itu jelas mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing, tetapi sukar untuk disangkal bahwa tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat juga sangat dipengaruhi etos kerja masyarakat itu. (Diadaptasi dari http://id.portalgaruda.org/?ref $ = $ viewarticlearticle=97155) Teks 3B Salah satu cara untuk meningkatkan etos kerja adalah menggunakan saluran sistem nilai paternalistik, yang umumnya dianut oleh bangsa Indonesia. Umumnya pada masyarakat paternalistik, sistem nilai yang dianut akan lebih mudah berubah apabila perubahan itu dimulai oleh patron yang menjadi panutan masyarakat itu. Dalam kehidupan masyarakat model-model kehidupan pada dasarnya adalah tiruan dari model-model kehidupan para pemimpin, baik pemimpin formal maupun informal. Oleh karena itu, para pemimpin masyarakat, baik pemimpin tingkat rendah maupun tingkat tinggi, dapat menjadikan dirinya sebgai "alät" tiruan bagi peningkatan etos kerja masyarakat. Berdasarkan isi Teks 3B, kepada siapa penulis berpihak?

Berdasarkan isi Teks 3B, kepada siapa penulis berpihak?

  1. A.Petani si Indonesia
  2. B.Tenaga kerja Indonesia
  3. C.Buruh di Indonesia
  4. D.Pemimpin di Indonesia
  5. E.Masyarakat Indonesia
4
Bacaan 2 (1) Saat ini makin banyak kebudayaan Betawi yang tidak dapat dinikmati masyarakat karena globalisasi. (2) Contohnya adalah seni pertunjukan ondel-ondel. (3) Seni pertunjukan ondel-ondel adalah seni pertunjukan dengan boneka besar setinggi dua meter. (4) Pada awalnya, boneka ini berfungsi sebagai penolak bala dari gangguan roh halus. (5) Dalam perkembangan selanjutnya, pertunjukan ondel-ondel juga digunakan untuk menambah semarak pesta-pesta rakyat, peresmian gedung baru, atau menyambut tamu terhormat. (6) Contoh lain kebudayaan Betawi yang terancam tergerus globalisasi adalah Lenong. (7) Lenong merupakan teater tradisional Betawi yang diiringi musik gambang kromong. (8) Gambang kromong adalah musik tradisisonal Betawi yang mendapat pengaruh dari suku Tionghoa. (9) Lakon atau skenario lenong umumnya mengandung pesan moral, seperti membela kaum lemah. (10) Pertunjukan itu biasanya diadakan di lapangan terbuka tanpa panggung. (11) Ketika pertunjungan tersebut berlangsung, salah seorang aktor atau aktris mengitari penonton untuk meminta sumbangan secara sukarela. (12) Pada saat ini, lenong mulai dipertunjukan atas permintaan pelanggan dalam acara-acara di panggung hajatan, seperti resepsi pernikahan. (13) Selain kedua seni pertunjukan tersebut, budaya arsitektur dan pertanian Betawi juga mengalami kemunduran. (14) Contohnya rumah-rumah asli Betawi di kawasan Condet saat ini terabaikan. (15) Tambahan lagi, rumah-rumah baru orang Betawi saat ini tidak menggunakan gaya arsitektur Betawi.

Gagasan pokok bacaan di atas adalah ...

  1. A.kemunduran seni Betawi.
  2. B.seni pertunjukan budaya Betawi.
  3. C.Pelestarian budaya Betawi.
  4. D.kondisi budaya Betawi.
  5. E.seni musik tradisional Betawi.
5
Teks 2 (1) Sebuah studi memunjukkan bahwa anak yang dibiasakan mendengarkan cerita sejak dini dan dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan jaringan otak yang lcbih awal. (2) Sebaliknya, anak yang tidak dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan yang kurang pada jaringan tersebut. (3) Anak-anak balita dengan orang tua yang rutin membacakan buku untuk mereka mengalami perbedaan perilaku dan prestasi akademik dengan anak-anak dengan orang tua yang cenderung pasif dalam membacakan buku. (4) Mcnurut scbuah studi baru yang ditcrbitkan dalam jurnal Pediulric menemukain perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak. (5) Peneliti mengamati perubahan aktivitas otak anak-anak usia 3 samapai dengan 5 tahun yang mendengarkan orang tua mereka membacakan buku melalui scanner otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (FMRI). (6) Orang tua menjawab pertanyaan tentang berapa banyak mereka membacakan cerita untuk anak-anak serta seberapa sering melakukan komunikasi. (7) Para peneliti melihat bahwa ketika anak-anak sedang mendengarkan orang tua bercerita, sejumlah daerah di bagian kiri otak menjadi lebih aktif. (8) Ini acialah daerah yang terlibat dalam memahami arti kata, konsep, dan memori. (9) Wilayah ini juga menjadi aktif ketika anak-anak bercerita atau membaca. (10) Pada studi ini menunjukkan bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda. (11) Yang lebih menarik adalah bagaimana aktivitas otak di wilayah ini lebih sibuk pada anak-anak yang orang tuanya gemar membaca. (12) Membacakan buku untuk anak-anak membantu pertumbuhan neuron di daerah ini yang akan menguntungkan anak di masa depan dalam hal kebiasaan membaca.

Apa simpulan teks tersebut?

  1. A.Anak-anak yang belajar membaca pada usia $ 3-5 $ tahun akan mempercepat perkembangan otaknya.
  2. B.Semakin awal kebiasaan membaca buku diperkenalkan, semakin aktif otak anak bekerja.
  3. C.Anak-anak yang mulai belajar membaca sejak balita akan menjadi anak-anak yang otak kirinya lebih aktif.
  4. D.Kebiasaan mendengarkan cerita dan membaca sejak usia balita berdampak positif untuk perkembangan otak.
  5. E.Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses pemahaman arti kata dan konsep.
6
Teks 1 (1) Selain pameran lukisan bertajuk Mengeja Laku Liku Kaliku, komunitas peduli sampah selaku penyelenggara Festival memamerkan berbagai barang yang diproduksi dari sampah sungai, seperti tas, keranjang, vas bunga, dan lampion. (2) Berbagai seni pertunjukan juga digelar selama Festival berlangsung, seperti acara tradisi palang pintu Betawi, atraksi manusia petasan di atas bukit, debus, karinding, dan lenong. (3) Bahkan, partisipasi juga dilakukan oleh warga, pengusaha, aktivis, dan pelaku seni dalam lomba, seperti lomba memancing sampah dan lomba mewarnai. (4) Festival semakin semarak dengan sajian berbagai jajanan tradisional dan kuliner. (5) Mereka menggelar kegiatan budaya ini untuk meningkatkan kepedulian warga akan Kali Cisadane. (6) Pinggiran Kali Cisadane dipilih sebagai lokasi acara, karena kondisi sungai sudah sangat memprihatinkan. (7) Jadi, Jengan pameran dan pagelaran seni budaya ini, semua pihak, bajk pemerintah, pengusaha, aktivis dan pegiat lingkungan, pelaku seni, maupun masyarakat luas diajak untuk bersinergi, peduli, menjagi, merawai, dan melestarikan sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga, termasuk kebutuhan air baku. (8) Warga tepi Kali Cisadane menyambut antusias kegiatan budaya ini.

Pernyataan mana yang TIDAK sesuai dengan teks?

  1. A.Kali Cisadane dijadikan tempat kegiatan budaya agar warga peduli akan sungai.
  2. B.Kali Cisadane menjadi tempat yang sangat menyenangkan bagi aktivis lingkungan.
  3. C.Kali Cisadane menjadi pusat kegiatan pergelaran seni budaya oleh komunitas peduli sampah.
  4. D.Kali Cisadane merupakan salah satu sungai yang perlu mendapatkan perhatian khusus.
  5. E.Kali Cisadane harus dipelihara oleh semua pihak karena menjadi sumber kehidupan warga.
7
(1) Permainan tradisional dilakukan dengan banyak gerakan oleh anak-anak, misalnya permainan kasti, gangsing, dan kelereng. (2) Dengan demikian, dia akan terhindar dari obesitas, (3) Sosialisasi dan komunikasi mereka tercapai, karena dalam permainan tradisional paling sedikit dimainkan oleh dua anak. (4) Permainan tradisional juga dapat menentukan strategi dalam bermain. (5) Mereka juga akan bekerja sama dengan anggota tim. (6) Memang, permainan tradisional bagi anak sangat baik karena banyak nilai positifnya. (7) Permainan tradisional saat ini tidak mudah dilakukan, terutama di kota-kota besar. (8) Permainan tradisional pada umumnya memerlukan arena luas, umpamanya bermain kelereng, bermain gasing, petak umpet dan lain-lain. (9) Selain itu, banyak orang tua melarang anaknya bermain permainan tradisional karena takut kotor atau takut kulit anaknya terbakar panas matahari. (10) Orang tua banyak memberikan kepada anaknya permainan elektronik, misalnya video, gome, dan mobil-mobilan. (11) Permainan-permainan tersebut dimainkan di dalam rumah saja. (12) Akibatnya, anak kurang bersosialisasi dengan temannya dan kurang bergerak.

Pernyataan mana yang tidak sesuai dengan isi teks?

  1. A.Permainan tradisional sangat baik untuk kesehatan anak
  2. B.Permainan tradisional perlu mendapat perhatian orang tua
  3. C.Permainan tradisional tidak mudah dimainkan di kota-kota besar
  4. D.Permainan tradisional sangat bermanfaat untuk kegiatan sosial anak
  5. E.Permainan tradisional tidak dipahami dengan baik oleh orang tua
8
Teks 3A Ada pendapat bahwa etos kerja masyarakat Indonesia relatif rendah daripada bangsa-bangsa Asia lainnya, terutama Jepang dan Korea. Pandangan itu diukur berdasarkan kenyataan bahwa tingkat kemajuan ekonomi bangsa Indonesia relatif lebih rendah daripada kedua negara tersebut. Namun, ada juga yang membantah pendapat itu dengan menunjukkan bagaimana kerasnya kerja yang dilakukan para petani dan buruh di pelbagai tempat di Indonesia. Rendahnya tingkat kemajuan bangsa Indonesia itu tidak berkaitan sama sekali dengan tinggi rendahnya etos kerja, tetapi lebih berkaitan dengan politik ekonomi pembangunan Indonesia. Kedua pendapat itu jelas mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing, tetapi sukar untuk disangkal bahwa tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat juga sangat dipengaruhi etos kerja masyarakat itu. (Diadaptasi dari http://id.portalgaruda.org/?ref $ = $ viewarticlearticle=97155) Teks 3B Salah satu cara untuk meningkatkan etos kerja adalah menggunakan saluran sistem nilai paternalistik, yang umumnya dianut oleh bangsa Indonesia. Umumnya pada masyarakat paternalistik, sistem nilai yang dianut akan lebih mudah berubah apabila perubahan itu dimulai oleh patron yang menjadi panutan masyarakat itu. Dalam kehidupan masyarakat model-model kehidupan pada dasarnya adalah tiruan dari model-model kehidupan para pemimpin, baik pemimpin formal maupun informal. Oleh karena itu, para pemimpin masyarakat, baik pemimpin tingkat rendah maupun tingkat tinggi, dapat menjadikan dirinya sebgai "alät" tiruan bagi peningkatan etos kerja masyarakat.

Berdasarkan isi Teks 3B, kepada siapa penulis berpihak? Apa perbedaan tujuan penulisan Teks $ 3 \mathrm{~A} $ dengan Teks $ 3 \mathrm{~B} $ ?

  1. A.Teks 3A menjelaskan; Teks 3B memengaruhi.
  2. B.Teks $ 3 \mathrm{~A} $ berargumentasi; Teks $ 3 \mathrm{~B} $ mencontohkan.
  3. C.Teks 3A mempertentangkan; Teks 3B menguraikan.
  4. D.Teks 3A memengaruhi; Teks 3B memaparkan.
  5. E.Teks 3A meyakinkan; Teks 3B menguaikan.
9

Restorasi ekosistem itu merupakan upaya memulihkan hutan Gunung Tilu yang pernah dibuka oleh perambah. Kata restorasi dalam kalimat di a tas memiliki keterkaitan makna dengan kata-kata berikut, KECUALI ...

  1. A.pembangunan.
  2. B.pemulihan.
  3. C.pemugaran.
  4. D.pengembalian.
  5. E.perbaikan.
10
Dalam perkembangannya, hydrogen cyanide atau yang lebih dikenal dengan sianida digunakan sebagai senjata. Pada zaman Romawi Kuno, sianida digunakan untuk meracuni anggota keluarga kerajaan dan orang-orang yang dianggap sebagai ancaman keamanan. Selama Perang Dunia I, Perancis menggunakan zat ini sebagai senjata mereka dalam mengalahkan musuhnya. Bahkan, senjata sianida ini dikembangkan secara lebih lanjut dalam bentuk cairan dengan efek yang mematikan. Di Jerman, menjelang berakhimya Perang Dunia II, sianida digunakan oleh Adolf Hitler, Eva Braun, serta beberapa pengikutnya untuk bunuh diri. Sedangkan, di Jepang, zat tersebut digunakan oleh Chisako Kakehi untuk membunuh tujuh suaminya demi mendapatkan warisan.

Kata sambung yang TIDAK tepat pada paragraf di atas adalah....

  1. A.atou pada kalimat (1).
  2. B.don pada kalimat (2)
  3. C.bahkan pada kalimat (4)
  4. D.serta pada kalimat (5)
  5. E.sedangkan pada kalimat (6)