1
Bacaan I (1) Nelayan di pantai selatan Kabupaten Kebumen memilih mencari lobster selama cuaca buruk melanda perairan itu. (2) Selain harganya mahal, biaya operasional nelayan juga tidak besar karena area tangkapan lobster hanya terletak di sekitar bukit-bukit karang tepi pantai. (3) Muslimin (45), nelayan Pantai Pasir, mengatakan bahwa masa panen lobster berlangsung pada saat gelombang laut tinggi menyebabkan nelayan tidak bisa melaut. (4) Dalam sekali tangkapan, paling sedikit nelayan membawa lobster 2 kg. (5) "Untuk sekali melaut, satu perahu bisa mendapat $ 4-5 \mathrm{~kg} $ , tetapi jika sepi hanya mendapat $ 2 \mathrm{~kg} $ . (6) Bahkan, beberapa perahu bisa mendapat $ 7 \mathrm{~kg} $ ," ujarnya. (7) Dia menuturkan bahwa pendapatan dari menangkap lobster juga lebih besar daripada ikan laut. (8) Satu kilogram bisa terjual Rp250.000,00 hingga Rp450.000,00. (9) Lobster merah dihargakan Rp250.000,00Rp350.000,00 per kg, lobster hijau Rp250.000,00-Rp450.000,00 per kg, dan lobster mutiara Rp600.000,00Rp1.000.000,00 per kg. (10) Eko Wardi (33), nelayan di Pantai Menganti, mengatakan bahwa selain nilai ekonomi lebih tinggi, jarak dan waktu tangkap lobster lebih pendek. (11) Biasanya untuk melaut, nelayan membutuhkan 20 liter solar, tetapi untuk mencari lobster, mereka hanya membutuhkan 3-4 liter. (12) Selain lobster, kata Eko, beberapa komoditi laut lainnya yang dapat dicari di daerah pinggir pantai adalah rajungan dan ubur-ubur.
Penulisan kata yang salah terdapat dalam kalimat ...
- A.(2)
- B.(4)
- C.(6)
- D.(11)
- E.(12)