Besi adalah logam transisi yang memiliki nomor atom 26, bermassa satu molnya 56 g, dan berada di golongan 8 periode 4 pada tabel periodik unsur. Besi memiliki kelimpahan yang cukup tinggi, merupakan penyusun utama inti bumi, dan merupakan unsur keempat terbesar penyusun kerak bumi. Beberapa batuan yang banyak mengandung besi, antara lain hematit ( $Fe_2O_3$ ), magnetit ( $Fe_3O_4$ ), pirit ( $FeS$ ), dan siderit ( $FeCO_3$ ). Besi merupakan logam yang keras, kuat, dan mudah dibentuk sehingga besi banyak dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia. Besi baja, yang sering kali disebut sebagai baja, merupakan perpaduan unsur besi, karbon, krom, nikel, tembaga, dan beberapa elemen lain. Baja banyak digunakan untuk konstruksi bangunan, yang umumnya mengandung 97% besi, 0,2–2,1% karbon, dan dipadukan dengan unsur logam lain untuk mendapat sifat unggul yang diinginkan. Di lain pihak, unsur besi juga dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah dan mengatasi anemia. Besi berperan penting pada pembentukan hemoglobin, yaitu protein tetramer dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh dan membawa karbon dioksida dari jaringan dan organ tubuh kembali ke paru-paru. Besi juga dibutuhkan pada pembentukan mioglobin, yaitu protein monomer yang menghantarkan oksigen ke otot. Tubuh manusia dewasa rata-rata mengandung sekitar 4,5 gram besi, yang umumnya diperoleh dari sayuran hijau dan daging merah. Daging ikan yang berwarna putih tentunya tidak cocok untuk mengatasi anemia.
Konfigurasi elektron untuk unsur kimia yang dibahas dalam bacaan adalah ...
- A.$[He]\,2s^2 2p^6$
- B.$[Ne]\,2s^2 3d^6$
- C.$[Ne]\,3s^2 3p^6$
- D.$[Ar]\,3s^2 3d^6$
- E.$[Ar]\,4s^2 3d^6$