Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh klorofil pada tumbuhan hijau untuk menangkap dan mengubah energi sinar matahari menjadi energi kimia. Dalam fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida ( $CO_2$ ) dari udara dan menyerap air dari tanah untuk diubah menjadi oksigen ( $O_2$ ) yang dilepaskan ke udara dan glukosa ( $C_6H_{12}O_6$ ) yang digunakan oleh tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat sederhana dan merupakan monomer yang digunakan untuk membentuk polimer karbohidrat. Glukosa dapat langsung dipolimerisasi menjadi selulosa untuk menunjang perkembangan tumbuhan, atau disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum. Salah satu bentuk karbohidrat yang memberikan rasa manis pada buah-buahan dan banyak terkandung dalam air batang tebu adalah sukrosa, molekul dimer dari glukosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida. Sukrosa banyak digunakan dalam bentuk gula pasir sebagai pemanis makanan dan minuman, sedangkan monomer fruktosa banyak ditemukan dalam madu. Glukosa dan fruktosa masing-masing dikelompokkan sebagai aldoheksosa dan fruktoheksosa. Kedua senyawa ini mudah larut dalam air karena keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. Dalam larutan, molekul glukosa dapat berada dalam bentuk rantai terbuka atau membentuk lingkar sebagai cincin piranosa sehingga dikenal sebagai glukopiranosa. Hal yang sama juga terjadi pada fruktosa yang rantai lingkarnya disebut sebagai furanosa. Semua jenis gula ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena konsumsi gula secara berlebihan akan menyebabkan penyakit.
Jika dalam fotosintesis digunakan 1,2 mol gas karbon dioksida, glukosa yang dihasilkan sebanyak ...
- A.0,2 mol
- B.0,6 mol
- C.1,2 mol
- D.2,4 mol
- E.7,2 mol