Pintarly LogoPintarly
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli SNBT 2025 LBI 3 Juni 2025

Literasi Bahasa Indonesia (LBI)30 menit30 soal

Contoh Soal

10 dari 30 soal
1
Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh klorofil pada tumbuhan hijau untuk menangkap dan mengubah energi sinar matahari menjadi energi kimia. Dalam fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida ( $CO_2$ ) dari udara dan menyerap air dari tanah untuk diubah menjadi oksigen ( $O_2$ ) yang dilepaskan ke udara dan glukosa ( $C_6H_{12}O_6$ ) yang digunakan oleh tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat sederhana dan merupakan monomer yang digunakan untuk membentuk polimer karbohidrat. Glukosa dapat langsung dipolimerisasi menjadi selulosa untuk menunjang perkembangan tumbuhan, atau disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum. Salah satu bentuk karbohidrat yang memberikan rasa manis pada buah-buahan dan banyak terkandung dalam air batang tebu adalah sukrosa, molekul dimer dari glukosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida. Sukrosa banyak digunakan dalam bentuk gula pasir sebagai pemanis makanan dan minuman, sedangkan monomer fruktosa banyak ditemukan dalam madu. Glukosa dan fruktosa masing-masing dikelompokkan sebagai aldoheksosa dan fruktoheksosa. Kedua senyawa ini mudah larut dalam air karena keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. Dalam larutan, molekul glukosa dapat berada dalam bentuk rantai terbuka atau membentuk lingkar sebagai cincin piranosa sehingga dikenal sebagai glukopiranosa. Hal yang sama juga terjadi pada fruktosa yang rantai lingkarnya disebut sebagai furanosa. Semua jenis gula ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena konsumsi gula secara berlebihan akan menyebabkan penyakit.

Jika dalam fotosintesis digunakan 1,2 mol gas karbon dioksida, glukosa yang dihasilkan sebanyak ...

  1. A.0,2 mol
  2. B.0,6 mol
  3. C.1,2 mol
  4. D.2,4 mol
  5. E.7,2 mol
2
Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh klorofil pada tumbuhan hijau untuk menangkap dan mengubah energi sinar matahari menjadi energi kimia. Dalam fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida ( $CO_2$ ) dari udara dan menyerap air dari tanah untuk diubah menjadi oksigen ( $O_2$ ) yang dilepaskan ke udara dan glukosa ( $C_6H_{12}O_6$ ) yang digunakan oleh tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat sederhana dan merupakan monomer yang digunakan untuk membentuk polimer karbohidrat. Glukosa dapat langsung dipolimerisasi menjadi selulosa untuk menunjang perkembangan tumbuhan, atau disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum. Salah satu bentuk karbohidrat yang memberikan rasa manis pada buah-buahan dan banyak terkandung dalam air batang tebu adalah sukrosa, molekul dimer dari glukosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida. Sukrosa banyak digunakan dalam bentuk gula pasir sebagai pemanis makanan dan minuman, sedangkan monomer fruktosa banyak ditemukan dalam madu. Glukosa dan fruktosa masing-masing dikelompokkan sebagai aldoheksosa dan fruktoheksosa. Kedua senyawa ini mudah larut dalam air karena keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. Dalam larutan, molekul glukosa dapat berada dalam bentuk rantai terbuka atau membentuk lingkar sebagai cincin piranosa sehingga dikenal sebagai glukopiranosa. Hal yang sama juga terjadi pada fruktosa yang rantai lingkarnya disebut sebagai furanosa. Semua jenis gula ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena konsumsi gula secara berlebihan akan menyebabkan penyakit.

Fruktofuranosa adalah molekul ...

  1. A.fruktosa yang terikat pada furanosa
  2. B.glukosa yang berasa sangat manis
  3. C.fruktosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida
  4. D.glukosa yang terdapat pada sukrosa
  5. E.fruktosa yang berbentuk lingkar
3
Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh klorofil pada tumbuhan hijau untuk menangkap dan mengubah energi sinar matahari menjadi energi kimia. Dalam fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida ( $CO_2$ ) dari udara dan menyerap air dari tanah untuk diubah menjadi oksigen ( $O_2$ ) yang dilepaskan ke udara dan glukosa ( $C_6H_{12}O_6$ ) yang digunakan oleh tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat sederhana dan merupakan monomer yang digunakan untuk membentuk polimer karbohidrat. Glukosa dapat langsung dipolimerisasi menjadi selulosa untuk menunjang perkembangan tumbuhan, atau disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum. Salah satu bentuk karbohidrat yang memberikan rasa manis pada buah-buahan dan banyak terkandung dalam air batang tebu adalah sukrosa, molekul dimer dari glukosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida. Sukrosa banyak digunakan dalam bentuk gula pasir sebagai pemanis makanan dan minuman, sedangkan monomer fruktosa banyak ditemukan dalam madu. Glukosa dan fruktosa masing-masing dikelompokkan sebagai aldoheksosa dan fruktoheksosa. Kedua senyawa ini mudah larut dalam air karena keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. Dalam larutan, molekul glukosa dapat berada dalam bentuk rantai terbuka atau membentuk lingkar sebagai cincin piranosa sehingga dikenal sebagai glukopiranosa. Hal yang sama juga terjadi pada fruktosa yang rantai lingkarnya disebut sebagai furanosa. Semua jenis gula ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena konsumsi gula secara berlebihan akan menyebabkan penyakit.

Perbedaan antara sukrosa dan glukosa adalah ...

  1. A.sukrosa memiliki massa molekul lebih rendah
  2. B.glukosa memiliki gugus keton lebih banyak
  3. C.sukrosa mengandung energi lebih besar
  4. D.glukosa memiliki atom C lebih banyak
  5. E.sukrosa merupakan monomer glukosa
4
Fotosintesis adalah proses kimia yang dilakukan oleh klorofil pada tumbuhan hijau untuk menangkap dan mengubah energi sinar matahari menjadi energi kimia. Dalam fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida ( $CO_2$ ) dari udara dan menyerap air dari tanah untuk diubah menjadi oksigen ( $O_2$ ) yang dilepaskan ke udara dan glukosa ( $C_6H_{12}O_6$ ) yang digunakan oleh tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat sederhana dan merupakan monomer yang digunakan untuk membentuk polimer karbohidrat. Glukosa dapat langsung dipolimerisasi menjadi selulosa untuk menunjang perkembangan tumbuhan, atau disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum. Salah satu bentuk karbohidrat yang memberikan rasa manis pada buah-buahan dan banyak terkandung dalam air batang tebu adalah sukrosa, molekul dimer dari glukosa dengan ikatan $\alpha$ -glikosida. Sukrosa banyak digunakan dalam bentuk gula pasir sebagai pemanis makanan dan minuman, sedangkan monomer fruktosa banyak ditemukan dalam madu. Glukosa dan fruktosa masing-masing dikelompokkan sebagai aldoheksosa dan fruktoheksosa. Kedua senyawa ini mudah larut dalam air karena keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. Dalam larutan, molekul glukosa dapat berada dalam bentuk rantai terbuka atau membentuk lingkar sebagai cincin piranosa sehingga dikenal sebagai glukopiranosa. Hal yang sama juga terjadi pada fruktosa yang rantai lingkarnya disebut sebagai furanosa. Semua jenis gula ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup karena konsumsi gula secara berlebihan akan menyebabkan penyakit.

Jika molekul glukosa rantai terbuka direaksikan dengan $Cu^{2+}$ (tartrat) dan dihasilkan $Cu_2O$ , gugus fungsi dalam molekul glukosa akan berubah menjadi ...

  1. A.aldehid
  2. B.karboksilat
  3. C.hidroksil
  4. D.keton
  5. E.ester
5
Di dalam kehidupan sehari-hari dijumpai berbagai jenis cairan. Pentingnya cairan mendorong banyak peneliti yang mencoba memahami karakteristik cairan. Kajian secara teoritis dilakukan antara lain dengan membangun model cairan. Model cairan berupa hubungan matematis antara pengaruh luar dan efek dinamis cairan. Hubungan tersebut melibatkan besaran-besaran internal cairan, seperti viskositas $\eta$ . Pengaruh luar tersebut diungkapkan oleh tegangan geser $r$ (gaya geser per satuan luas), sedangkan efek dinamisnya berupa perbedaan kecepatan lapisan-lapisan fluida yang dinyatakan dalam laju geser $s$ . Salah satu model cairan adalah $s = \eta^{-1}(r + \alpha r^3)$ dengan $\alpha$ tetapan. Untuk aliran dalam pipa, laju geser $s$ sama dengan perubahan kecepatan terhadap posisi $s = dv/dy$ , dengan sumbu $y$ tegak lurus arah aliran dan $y = 0$ berada di tengah pipa. Integralnya berupa profil kecepatan $v(y)$ yang menyatakan kecepatan aliran pada posisi $y$ . Profil kecepatan untuk model di atas, dengan nilai $\alpha = -0,1; 0; 0,1$ ditunjukkan pada gambar. Cairan dengan $\alpha = 0$ bersifat Newtonian, cairan dengan $\alpha = -0,1$ bersifat *shear thickening*, dan cairan dengan $\alpha = 0,1$ bersifat *shear thinning*. Cairan dengan kecepatan aliran tinggi dapat mengalami turbulensi. (Diadaptasi dari berbagai sumber)

Satuan dari tetapan $\alpha$ dalam model cairan yang diungkapkan dalam bacaan adalah ...

  1. A.$m^{-2}s^4kg^2$
  2. B.$m^{-2}s^4kg^{-2}$
  3. C.$m^2s^4kg^{-2}$
  4. D.$m^2s^{-4}kg^2$
  5. E.$m^{-2}s^{-4}kg^2$
6
Di dalam kehidupan sehari-hari dijumpai berbagai jenis cairan. Pentingnya cairan mendorong banyak peneliti yang mencoba memahami karakteristik cairan. Kajian secara teoritis dilakukan antara lain dengan membangun model cairan. Model cairan berupa hubungan matematis antara pengaruh luar dan efek dinamis cairan. Hubungan tersebut melibatkan besaran-besaran internal cairan, seperti viskositas $\eta$ . Pengaruh luar tersebut diungkapkan oleh tegangan geser $r$ (gaya geser per satuan luas), sedangkan efek dinamisnya berupa perbedaan kecepatan lapisan-lapisan fluida yang dinyatakan dalam laju geser $s$ . Salah satu model cairan adalah $s = \eta^{-1}(r + \alpha r^3)$ dengan $\alpha$ tetapan. Untuk aliran dalam pipa, laju geser $s$ sama dengan perubahan kecepatan terhadap posisi $s = dv/dy$ , dengan sumbu $y$ tegak lurus arah aliran dan $y = 0$ berada di tengah pipa. Integralnya berupa profil kecepatan $v(y)$ yang menyatakan kecepatan aliran pada posisi $y$ . Profil kecepatan untuk model di atas, dengan nilai $\alpha = -0,1; 0; 0,1$ ditunjukkan pada gambar. Cairan dengan $\alpha = 0$ bersifat Newtonian, cairan dengan $\alpha = -0,1$ bersifat *shear thickening*, dan cairan dengan $\alpha = 0,1$ bersifat *shear thinning*. Cairan dengan kecepatan aliran tinggi dapat mengalami turbulensi. (Diadaptasi dari berbagai sumber)

Pernyataan yang benar tentang model cairan *shear thickening* yang diungkapkan dalam bacaan adalah ...

  1. A.partikel cairan di tengah pipa memiliki kecepatan paling tinggi
  2. B.partikel cairan di dekat dinding pipa memiliki kecepatan paling tinggi
  3. C.laju geser tertinggi berada di tengah pipa
  4. D.laju geser tertinggi berada di dinding pipa
  5. E.laju geser nol hanya berada di tengah pipa
7
Di dalam kehidupan sehari-hari dijumpai berbagai jenis cairan. Pentingnya cairan mendorong banyak peneliti yang mencoba memahami karakteristik cairan. Kajian secara teoritis dilakukan antara lain dengan membangun model cairan. Model cairan berupa hubungan matematis antara pengaruh luar dan efek dinamis cairan. Hubungan tersebut melibatkan besaran-besaran internal cairan, seperti viskositas $\eta$ . Pengaruh luar tersebut diungkapkan oleh tegangan geser $r$ (gaya geser per satuan luas), sedangkan efek dinamisnya berupa perbedaan kecepatan lapisan-lapisan fluida yang dinyatakan dalam laju geser $s$ . Salah satu model cairan adalah $s = \eta^{-1}(r + \alpha r^3)$ dengan $\alpha$ tetapan. Untuk aliran dalam pipa, laju geser $s$ sama dengan perubahan kecepatan terhadap posisi $s = dv/dy$ , dengan sumbu $y$ tegak lurus arah aliran dan $y = 0$ berada di tengah pipa. Integralnya berupa profil kecepatan $v(y)$ yang menyatakan kecepatan aliran pada posisi $y$ . Profil kecepatan untuk model di atas, dengan nilai $\alpha = -0,1; 0; 0,1$ ditunjukkan pada gambar. Cairan dengan $\alpha = 0$ bersifat Newtonian, cairan dengan $\alpha = -0,1$ bersifat *shear thickening*, dan cairan dengan $\alpha = 0,1$ bersifat *shear thinning*. Cairan dengan kecepatan aliran tinggi dapat mengalami turbulensi. (Diadaptasi dari berbagai sumber)

Pernyataan yang benar tentang cairan *shear thickening* dan cairan *shear thinning* yang disebutkan dalam bacaan adalah ...

  1. A.profil kecepatan cairan *shear thickening* serupa dengan profil kecepatan cairan *shear thinning*
  2. B.profil kecepatan cairan *shear thickening* serupa dengan profil kecepatan cairan Newtonian
  3. C.profil kecepatan cairan *shear thinning* serupa dengan profil kecepatan cairan Newtonian
  4. D.profil kecepatan cairan *shear thickening* memiliki laju geser nol di dinding tabung
  5. E.profil kecepatan cairan *shear thinning* memiliki laju geser nol di dinding tabung
8
Di dalam kehidupan sehari-hari dijumpai berbagai jenis cairan. Pentingnya cairan mendorong banyak peneliti yang mencoba memahami karakteristik cairan. Kajian secara teoritis dilakukan antara lain dengan membangun model cairan. Model cairan berupa hubungan matematis antara pengaruh luar dan efek dinamis cairan. Hubungan tersebut melibatkan besaran-besaran internal cairan, seperti viskositas $\eta$ . Pengaruh luar tersebut diungkapkan oleh tegangan geser $r$ (gaya geser per satuan luas), sedangkan efek dinamisnya berupa perbedaan kecepatan lapisan-lapisan fluida yang dinyatakan dalam laju geser $s$ . Salah satu model cairan adalah $s = \eta^{-1}(r + \alpha r^3)$ dengan $\alpha$ tetapan. Untuk aliran dalam pipa, laju geser $s$ sama dengan perubahan kecepatan terhadap posisi $s = dv/dy$ , dengan sumbu $y$ tegak lurus arah aliran dan $y = 0$ berada di tengah pipa. Integralnya berupa profil kecepatan $v(y)$ yang menyatakan kecepatan aliran pada posisi $y$ . Profil kecepatan untuk model di atas, dengan nilai $\alpha = -0,1; 0; 0,1$ ditunjukkan pada gambar. Cairan dengan $\alpha = 0$ bersifat Newtonian, cairan dengan $\alpha = -0,1$ bersifat *shear thickening*, dan cairan dengan $\alpha = 0,1$ bersifat *shear thinning*. Cairan dengan kecepatan aliran tinggi dapat mengalami turbulensi. (Diadaptasi dari berbagai sumber)

Jika tegangan geser diperkecil, model cairan yang dibahas dalam bacaan berubah menjadi cairan ...

  1. A.Newtonian
  2. B.non-Newtonian
  3. C.*shear thickening*
  4. D.*shear thinning*
  5. E.turbulen
9
Ginjal adalah organ vital yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan internal tubuh, antara lain mengatur kondisi elektrolit, menyaring darah, mengatur tekanan darah dan pH cairan tubuh, serta menghasilkan hormon. Fungsi esensial ginjal ini dilakukan oleh glomerulus, jaringan pembuluh darah kapiler yang terdapat dalam ginjal. Gagal ginjal merupakan kondisi serius ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Kasus ini semakin sering terjadi pada usia muda, yang banyak dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang kurang sehat. Konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak, tinggi gula, dan banyak mengandung zat pengawet, seperti makanan cepat saji, menjadi salah satu pemicu yang meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes, dua penyebab utama gagal ginjal. Pola makan ini merupakan tren umum di kalangan anak muda. Kandungan natrium yang tinggi pada makanan tersebut dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin dan memicu pembentukan batu ginjal. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, berwarna, dan bersoda secara berlebihan dapat membebani fungsi ginjal karena kandungannya dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh. Kurangnya kebiasaan minum air putih membuat urin menjadi lebih pekat sehingga meningkatkan risiko pengendapan mineral. Kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup sedentari juga berkontribusi pada obesitas, yang meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan kerusakan ginjal. Di sisi lain, penggunaan obat-obatan atau suplemen tertentu tanpa pengawasan medis juga dapat merusak ginjal secara perlahan.

Penyebab terbentuknya batu ginjal adalah ...

  1. A.mengonsumsi makanan kaya kalsium
  2. B.mengonsumsi banyak minuman bersoda
  3. C.mengonsumsi makanan kaya natrium
  4. D.banyak duduk dan kurang olahraga
  5. E.mengonsumsi banyak garam dan gula
10
Ginjal adalah organ vital yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan internal tubuh, antara lain mengatur kondisi elektrolit, menyaring darah, mengatur tekanan darah dan pH cairan tubuh, serta menghasilkan hormon. Fungsi esensial ginjal ini dilakukan oleh glomerulus, jaringan pembuluh darah kapiler yang terdapat dalam ginjal. Gagal ginjal merupakan kondisi serius ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Kasus ini semakin sering terjadi pada usia muda, yang banyak dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang kurang sehat. Konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak, tinggi gula, dan banyak mengandung zat pengawet, seperti makanan cepat saji, menjadi salah satu pemicu yang meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes, dua penyebab utama gagal ginjal. Pola makan ini merupakan tren umum di kalangan anak muda. Kandungan natrium yang tinggi pada makanan tersebut dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin dan memicu pembentukan batu ginjal. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, berwarna, dan bersoda secara berlebihan dapat membebani fungsi ginjal karena kandungannya dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh. Kurangnya kebiasaan minum air putih membuat urin menjadi lebih pekat sehingga meningkatkan risiko pengendapan mineral. Kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup sedentari juga berkontribusi pada obesitas, yang meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan kerusakan ginjal. Di sisi lain, penggunaan obat-obatan atau suplemen tertentu tanpa pengawasan medis juga dapat merusak ginjal secara perlahan.

Menurut bacaan, salah satu fungsi glomerulus dalam ginjal adalah sebagai ...

  1. A.bagian ginjal penghasil hormon
  2. B.filter penyaring cairan darah
  3. C.mineral pembentuk batu ginjal
  4. D.suplemen pencegah gagal ginjal
  5. E.elektrolit pengatur pH cairan tubuh