Metanal atau formaldehid adalah senyawa aldehid paling sederhana dengan rumus $CH_2O$ . Senyawa ini memiliki massa molekul relatif 30, berbentuk gas pada suhu kamar, berbau menyengat, dan mudah larut dalam air. Formaldehid digunakan dalam industri, antara lain sebagai bahan dasar untuk menyintesis senyawa lain yang lebih kompleks. Untuk memudahkan transportasi, formaldehid sering kali diubah menjadi trioksan atau paraformaldehid yang merupakan padatan berbentuk trimer-siklik. Selain digunakan dalam industri kertas dan tekstil, sebagian besar produksi formaldehid dunia digunakan dalam pembuatan resin urea-formaldehid, fenol-formaldehid, dan melamin-formaldehid. Resin-resin ini banyak digunakan sebagai lem permanen untuk mengikat butiran kayu dalam pembuatan kayu lapis dan *particle board*. Selain itu, formaldehid juga diperdagangkan dalam bentuk formalin, yakni larutan yang mengandung sekitar 37% formaldehid dalam air, biasanya ditambahkan 10–15% metanol untuk mencegah polimerisasi. Formaldehid memiliki sifat antimikroba sehingga formalin banyak digunakan untuk mengawetkan mayat dan jaringan biologis. Beberapa peneliti melaporkan bahwa formaldehid kemungkinan bersifat karsinogen meskipun masih kontroversial. Baru-baru ini telah dilaporkan terjadinya peningkatan risiko kanker paru dan kanker hidung bagi pekerja industri yang terpapar formaldehid. Formaldehid sering kali ditemukan dalam asap kendaraan bermotor, asap rokok, dan produk degradasi termal berbagai bahan sintesis, seperti plastik. Beberapa pedagang lokal yang tidak bertanggung jawab sering kali menambahkan formalin pada mi basah, tahu, dan ayam potong.
Gugus fungsi yang terbentuk dalam oksidasi senyawa yang disebutkan dalam bacaan adalah ...
- A.asetaldehid
- B.karboksilat
- C.hemiasetal
- D.keton siklik
- E.alkohol sekunder