Pintarly LogoPintarly
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli SNBT 2026 LBI Day 1 21 April 2026

Literasi Bahasa Indonesia (LBI)30 menit6 soal

Contoh Soal

6 dari 6 soal
1
Wacana redenominasi rupiah kembali mencuat sebagai langkah strategis dalam menyederhanakan sistem transaksi keuangan di Indonesia. Kebijakan ini pada dasarnya adalah proses pengurangan jumlah angka nol pada mata uang tanpa mengubah nilai nominal. Pemerintah menegaskan bahwa redenominasi bertujuan utama untuk meningkatkan efisiensi dan martabat mata uang nasional. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu menyederhanakan pelaporan akuntansi dan sistem pembayaran digital. Implementasi yang sukses membutuhkan kepercayaan publik yang sangat kuat terhadap stabilitas ekonomi pemerintah. Penting untuk membedakan antara kebijakan redenominasi dengan kebijakan sanering yang pernah terjadi di masa lampau. Sanering adalah pemotongan daya beli masyarakat melalui pengurangan nilai uang secara paksa dalam kondisi krisis. Sebaliknya, redenominasi hanya mengubah cara penulisan angka harga tanpa mengurangi daya beli masyarakat sedikit pun. Jika harga barang adalah sepuluh ribu rupiah, maka setelah redenominasi harganya akan menjadi sepuluh rupiah baru. Kondisi fundamental ekonomi makro harus berada dalam keadaan yang sangat stabil sebelum kebijakan ini diputuskan. Risiko utama dalam proses transisi ini adalah munculnya ilusi harga yang dapat menyesatkan persepsi konsumen. Masyarakat mungkin menganggap harga barang menjadi jauh lebih murah sehingga meningkatkan konsumsi secara tidak terkendali. Lonjakan permintaan yang mendadak ini berpotensi memicu inflasi yang justru merugikan stabilitas ekonomi nasional. Oleh karena itu, edukasi publik yang komprehensif menjadi kunci utama keberhasilan transisi mata uang ini. Sosialisasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah terpencil di Indonesia.

Apa perbedaan utama antara redenominasi dan sanering berdasarkan teks tersebut?

  1. A.Redenominasi dilakukan saat krisis, sedangkan sanering dilakukan saat ekonomi stabil.
  2. B.Sanering mengurangi jumlah angka nol, sedangkan redenominasi memotong nilai nominal.
  3. C.Redenominasi menjaga daya beli tetap, sementara sanering mengurangi daya beli masyarakat.
  4. D.Sanering bertujuan menyederhanakan akuntansi, sedangkan redenominasi untuk digitalisasi.
  5. E.Redenominasi hanya berlaku untuk uang kertas, sedangkan sanering berlaku untuk koin.
2
Sifat periodik unsur merupakan fondasi utama dalam memahami bagaimana atom berinteraksi di tingkat subatomik. Salah satu fenomena yang krusial dalam studi kimia kuantum adalah kondisi isoelektron yang melibatkan berbagai spesi berbeda. Spesi isoelektron didefinisikan sebagai atom atau ion yang memiliki konfigurasi elektron dan jumlah elektron total yang identik. Fenomena ini menjelaskan mengapa spesi yang berbeda secara nomor atom dapat memiliki kemiripan sifat fisik tertentu. Pemahaman isoelektron sangat membantu ilmuwan dalam memprediksi jari-jari atom dan energi ionisasi relatif. Di sisi lain, sifat makroskopis materi seperti magnetisme sangat bergantung pada orientasi spin elektron dalam orbital. Bahan feromagnetik merupakan kategori material yang memiliki momen magnetik permanen karena interaksi pertukaran antar elektronnya. Hal ini menyebabkan bahan seperti besi dapat ditarik dengan kekuatan signifikan oleh medan magnet eksternal. Sebaliknya, terdapat bahan diamagnetik yang menunjukkan perilaku menolak medan magnet secara sangat lemah. Seluruh elektron pada bahan diamagnetik telah berpasangan secara sempurna dalam orbital mereka masing-masing. Kondisi elektron yang berpasangan ini mengakibatkan resultan momen magnetik netral pada setiap atom dalam material tersebut. Tanpa adanya elektron tunggal yang tidak berpasangan, bahan diamagnetik tidak dapat mempertahankan orientasi magnetik. Interaksi ini bersifat universal namun seringkali tertutup oleh sifat magnetik yang lebih kuat seperti paramagnetisme. Oleh karena itu, pengamatan sifat magnetik memerlukan ketelitian tinggi dalam instrumen laboratorium fisika.

Berdasarkan isi paragraf pertama, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai spesi isoelektron?

  1. A.Memiliki nomor atom yang sama namun jumlah elektron berbeda.
  2. B.Memiliki kemiripan sifat kimia karena jumlah proton yang identik.
  3. C.Memiliki konfigurasi elektron yang sama meskipun identitas atomnya berbeda.
  4. D.Selalu memiliki energi ionisasi yang lebih tinggi daripada atom netralnya.
  5. E.Hanya ditemukan pada unsur-unsur logam transisi dalam tabel periodik.
3
Gas butana ( $C_4H_{10}$ ) sering dimanfaatkan sebagai bahan bakar pemantik api. Dalam proses pembakaran sempurna, gas butana bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Persamaan reaksi kimia yang terjadi (sebelum disetarakan) adalah sebagai berikut: $C_4H_{10(g)} + O_{2(g)} \to CO_{2(g)} + H_2O_{(g)}$ . Diketahui bahwa terdapat 1 mol gas butana yang dibakar habis secara sempurna.

Berdasarkan teks analisis tersebut, berapakah jumlah mol gas karbon dioksida ( $CO_2$ ) yang dihasilkan dari pembakaran sempurna 1 mol gas butana?

  1. A.1 mol
  2. B.2 mol
  3. C.4 mol
  4. D.8 mol
  5. E.13 mol
4
TEKS 5. $^1$ Pada waktu luang, banyak orang senang membuat kerajinan tangan merajut. $^2$ Namun, banyak yang tidak mengira bahwa merajut ternyata memiliki efek kesehatan bagi otak. $^3$ Berdasarkan penelitian, aktivitas kerajinan tangan ini dapat meningkatkan fungsi neurologis. $^4$ Kerajinan tangan merajut dapat memicu hormon dopamin yang menstimulasi kebahagiaan. $^5$ Kegiatan tersebut dapat merangsang sistem saraf yang membantu untuk mengurangi stres dan berpotensi besar dalam mengurangi risiko demensia. $^6$ Efek yang dihasilkan dari aktivitas ini sama dengan meditasi, yakni memberi ketenangan. $^7$ Studi lain menelusuri efek kesehatan merajut melalui pengamatan pada ribuan pengrajin di suatu negara. $^8$ Studi tersebut melaporkan bahwa para pengrajin memiliki koordinasi yang baik antara mata, persepsi spasial, dan keterampilan motorik. $^9$ Koordinasi tubuh tersebutlah yang menjelaskan mengapa merajut dapat memberi efek kesehatan fisik dan mental.

Fungsi kata penghubung *bahwa* dalam kalimat (8) adalah ....

  1. A.menjelaskan gagasan
  2. B.menambahkan informasi
  3. C.menyimpulkan pernyataan
  4. D.memberikan alasan
  5. E.menggambarkan gagasan
5
(1) Pada waktu luang, banyak orang senang membuat kerajinan tangan merajut. (2) Namun, banyak yang tidak mengira bahwa merajut ternyata memiliki efek kesehatan bagi otak. (3) Berdasarkan penelitian, aktivitas kerajinan tangan ini dapat meningkatkan fungsi neurologis. (4) Kerajinan tangan merajut dapat memicu hormon dopamin yang menstimulasi kebahagiaan. (5) Kegiatan tersebut dapat merangsang sistem saraf yang membantu untuk mengurangi stres dan berpotensi besar dalam mengurangi risiko demensia.

Gagasan dalam kalimat (4) dapat diungkapkan kembali dengan kalimat ...

  1. A.Hormon dopamin yang berguna untuk menstimulasi kebahagiaan biasanya diperoleh melalui kegiatan merajut.
  2. B.Hormon dopamin yang bermanfaat untuk menstimulasi kebahagiaan pasti diperoleh melalui kegiatan merajut.
  3. C.Hormon dopamin yang berfungsi untuk menstimulasi kebahagiaan berpotensi diperoleh melalui kegiatan merajut.
  4. D.Hormon dopamin yang fungsional untuk menstimulasi kebahagiaan sewajarnya diperoleh melalui kegiatan merajut.
  5. E.Hormon dopamin yang memiliki fungsi untuk menstimulasi kebahagiaan sepertinya diperoleh melalui kegiatan merajut.
6
Sifat periodik unsur merupakan fondasi utama dalam memahami bagaimana atom berinteraksi di tingkat subatomik. Salah satu fenomena yang krusial dalam studi kimia kuantum adalah kondisi isoelektron yang melibatkan berbagai spesi berbeda. Spesi isoelektron didefinisikan sebagai atom atau ion yang memiliki konfigurasi elektron dan jumlah elektron total yang identik. Fenomena ini menjelaskan mengapa spesi yang berbeda secara nomor atom dapat memiliki kemiripan sifat fisik tertentu. Pemahaman isoelektron sangat membantu ilmuwan dalam memprediksi jari-jari atom dan energi ionisasi relatif. Di sisi lain, sifat makroskopis materi seperti magnetisme sangat bergantung pada orientasi spin elektron dalam orbital. Bahan feromagnetik merupakan kategori material yang memiliki momen magnetik permanen karena interaksi pertukaran antar elektronnya. Hal ini menyebabkan bahan seperti besi dapat ditarik dengan kekuatan signifikan oleh medan magnet eksternal. Sebaliknya, terdapat bahan diamagnetik yang menunjukkan perilaku menolak medan magnet secara sangat lemah. Seluruh elektron pada bahan diamagnetik telah berpasangan secara sempurna dalam orbital mereka masing-masing. Kondisi elektron yang berpasangan ini mengakibatkan resultan momen magnetik netral pada setiap atom dalam material tersebut. Tanpa adanya elektron tunggal yang tidak berpasangan, bahan diamagnetik tidak dapat mempertahankan orientasi magnetik. Interaksi ini bersifat universal namun seringkali tertutup oleh sifat magnetik yang lebih kuat seperti paramagnetisme. Oleh karena itu, pengamatan sifat magnetik memerlukan ketelitian tinggi dalam instrumen laboratorium fisika.

Mengapa bahan diamagnetik menunjukkan perilaku menolak medan magnet eksternal?

  1. A.Karena memiliki elektron tidak berpasangan yang bergerak secara acak.
  2. B.Akibat seluruh elektron telah berpasangan sehingga momen magnet netral.
  3. C.Karena adanya interaksi pertukaran yang searah antar momen magnetik.
  4. D.Sebab atom-atomnya memiliki nomor atom yang sangat besar dan stabil.
  5. E.Karena bahan tersebut merupakan isolator listrik yang sangat sempurna.