Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari Aturan Penulisan Huruf Miring berdasarkan PUEBI atau EYD Edisi Kelima. Huruf miring digunakan untuk memberikan penekanan atau menandai istilah tertentu dalam sebuah kalimat.
Aturan pertama adalah untuk Judul Buku dan Media Massa. Huruf miring digunakan untuk menuliskan judul buku, majalah, atau surat kabar, seperti pada contoh kalimat Saya membaca majalah Tempo.
Aturan kedua yaitu Penegasan Kata atau Huruf. Fungsi ini digunakan untuk menegaskan bagian kata, kata, atau kelompok kata tertentu di dalam sebuah kalimat.
Aturan ketiga berlaku untuk Istilah Asing dan Daerah. Ini mencakup nama ilmiah atau ungkapan asing yang belum diserap secara resmi ke dalam bahasa Indonesia.
Penting untuk diingat! Kata asing yang sudah diserap seperti korps dan ekspor tidak ditulis miring. Selain itu, pada naskah tulisan tangan atau mesin tik, huruf miring diganti dengan penggunaan garis bawah.
Ingat tiga fungsi utamanya: untuk judul buku atau media, penegasan kata, serta penulisan istilah asing dan daerah.
Sekian pembahasan aturan huruf miring kali ini. Terus semangat belajar dan sampai jumpa di video selanjutnya!