Perhatikan contoh kasus kuantitatif berikut. Seorang siswa memiliki skor Penalaran Umum enam ratus, Penalaran Kuantitatif tujuh ratus, Penalaran Matematika enam ratus lima puluh, dan Literasi enam ratus. Berapakah skor akhirnya menggunakan formula pembobotan tadi?