Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Selamat datang di VISPHY, Gaya dan Resultan Gaya. Mari kita bedah studi kasus tentang mendorong lemari.
Langkah pertama adalah menyusun peristiwa dan cerita visual. Di sini, Budi mencoba memindahkan lemari dengan cara mendorongnya ke arah kanan.
Kedua, kita buat Diagram Gaya atau Free Body Diagram. Ada gaya dorong ef dorong, gaya gesek ef gesek, gaya berat we, dan gaya normal en yang bekerja pada lemari.
Ketiga, hitung resultan gaya. Sigma ef x sama dengan ef dorong dikurangi ef gesek. Resultan gaya adalah total gaya pada sumbu tertentu. Jika sigma ef tidak sama dengan nol, maka benda akan bergerak.
Keempat, terapkan Hukum Newton dua. Rumusnya adalah sigma ef sama dengan em dikali a. Artinya, semakin besar resultan gaya, semakin besar pula percepatan benda atau a.
Memahami gaya membantu kita memahami dinamika di sekitar kita! Itulah kesimpulan dari cerita visual kita kali ini.
Secara teknis, visual ini dibentuk dari garis lantai, titik pegangan, lingkaran kepala, serta garis tubuh, lengan, dan kaki untuk mengilustrasikan karakter Budi.