Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari dasar geometri mengenai garis dan segitiga, serta memahami hubungan antara titik dan cara menghitung bangun datar dengan tepat.
Pertama, mari kita bahas garis melalui dua titik. Jika kita memiliki dua titik berbeda, yaitu titik A dan titik B, maka hanya dapat dibuat tepat satu garis lurus yang menghubungkan keduanya.
Kedua, bagaimana dengan garis melalui tiga titik? Jika titik-titik tersebut tidak segaris, kita gunakan rumus kombinasi C tiga dua, yaitu tiga faktorial dibagi dua faktorial dikali satu faktorial, yang menghasilkan tiga garis lurus.
Ketiga, mari kita menghitung jumlah segitiga pada gambar ini. Melalui analisis tiga belas segitiga, untuk ukuran kecil dengan sisi satu satuan, kita menemukan ada sembilan buah segitiga.
Selanjutnya, kita perhatikan segitiga berukuran sedang dengan sisi dua satuan. Di dalam formasi ini, terdapat tiga buah segitiga berukuran sedang yang bisa kita identifikasi.
Terakhir, ada satu segitiga berukuran paling besar dengan sisi tiga satuan. Jadi, total seluruhnya adalah sembilan tambah tiga tambah satu, yang sama dengan tiga belas segitiga.
Sebagai kesimpulan, dua titik membentuk satu garis lurus, tiga titik non-segaris membentuk tiga garis, dan segitiga bertingkat tiga ini memiliki tiga belas segitiga tegak tanpa menghitung yang terbalik.
Itulah penjelasan dasar mengenai hubungan titik, garis, dan perhitungan segitiga. Teruslah berlatih dan sampai jumpa di pembahasan matematika berikutnya!