Kedua, memahami latar dan suasana. Latar mencakup unsur tempat atau di mana, dan waktu atau kapan. Sedangkan suasana menggambarkan perasaan atau emosi seperti haru, tegang, atau sunyi. Contohnya: Angin malam berhembus dingin di pelataran candi. Di sini, latarnya adalah malam dan candi.