Misalkan kita punya himpunan A beranggotakan satu, dua, tiga, empat, lima, dan himpunan B beranggotakan tiga, empat, lima, enam, tujuh. Pada diagram, anggota satu dan dua berada di area A saja, sedangkan enam dan tujuh berada di area B saja. Nah, angka tiga, empat, dan lima kita letakkan tepat di tengah karena mereka menjadi anggota di kedua himpunan tersebut.