Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Mari kita pelajari lima hukum dasar kimia yang menjadi fondasi perhitungan stoikiometri. Kelima hukum tersebut adalah Hukum Lavoisier, Hukum Proust, Hukum Dalton, Hukum Gay-Lussac, dan Hukum Avogadro.
Pertama, Hukum Lavoisier atau Hukum Kekekalan Massa. Bunyinya: massa zat sebelum dan sesudah reaksi dalam sistem tertutup adalah sama. Secara matematis, massa reaktan sama dengan massa produk, sebagaimana digambarkan oleh keseimbangan timbangan ini.
Kedua, Hukum Proust atau Hukum Perbandingan Tetap. Hukum ini menyatakan bahwa perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah selalu tetap. Contohnya pada molekul air, perbandingan massa hidrogen banding massa oksigen selalu satu banding delapan.
Ketiga, Hukum Dalton atau Hukum Perbandingan Berganda. Jika dua unsur membentuk lebih dari satu senyawa, maka perbandingan massa unsur yang satu dengan massa tetap unsur lainnya adalah bilangan bulat dan sederhana. Seperti perbandingan massa oksigen pada karbon monoksida dan karbon dioksida yaitu satu banding dua.
Keempat, Hukum Gay-Lussac atau Hukum Perbandingan Volume. Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana. Rumusnya, volume satu per volume dua sama dengan koefisien satu per koefisien dua.
Kelima, Hukum Avogadro. Hukum ini menyatakan bahwa gas-gas yang volumenya sama pada suhu dan tekanan yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. Persamaannya adalah V satu per n satu sama dengan V dua per n dua.
Kesimpulannya, ingatlah poin utama ini: Lavoisier massa tetap, Proust perbandingan tetap, Dalton perbandingan berganda, Gay-Lussac volume sebanding koefisien, dan Avogadro volume sebanding jumlah molekul. Inilah kunci utama stoikiometri kimia!