Contoh kasus di paragraf tiga: jika subsidi tepat sasaran maka daya beli masyarakat meningkat. Jika daya beli masyarakat meningkat, maka konsumsi rumah tangga naik. Kita petakan: P adalah subsidi tepat sasaran, Q daya beli meningkat, dan R konsumsi naik. Logikanya, satu: P maka Q, dan dua: Q maka R.