Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah nggak kamu bingung milih antara Ilkom, Sastra China, atau Sastra Jepang, tapi langsung panik pas tahu biaya masuk kampus swasta kayak Binus atau Maranatha bisa tembus puluhan juta?
Biar nggak pusing, kita bagi pilihanmu jadi tiga keranjang. Keranjang pertama Ilmu Komunikasi di Unib, UPN, atau Unsika. Kedua Sastra China di UI atau UB. Ketiga Sastra Jepang di USU, Unpad, atau UB.
Untuk Ilmu Komunikasi, persaingannya ketat. Lihat garis bilangan ini. UPN Jakarta butuh skor aman sekitar enam ratus lima puluh ke atas. Sedangkan Unsika dan Unib ada di kisaran enam ratusan.
Pindah ke Sastra China, apalagi di kampus top tier. UI butuh skor aman enam ratus enam puluh ke atas, sementara UB di kisaran enam ratus sepuluh.
Bagaimana dengan Sastra Jepang? Coba perhatikan perbandingan tiga pulau ini. Unpad butuh enam ratus empat puluh, UB enam ratus dua puluh, dan USU lima ratus sembilan puluh.
Sebenarnya apa sih arti skor enam ratus lima puluh itu? Artinya, kamu harus menjawab benar sekitar tujuh puluh sampai tujuh puluh lima persen soal di tiap subtes PPU dan penalaran lainnya.
Kalau mau lewat jalur SNBP atau rapot, untuk tembus Ilkom UPN atau SasCin UI, nilai rapot rata-rata semester satu sampai lima minimal harus delapan puluh delapan ke atas, plus sertifikat.
Hati-hati jebakan ini: menganggap masuk sastra pasti gampang karena sepi peminat. Salah besar! Sastra Jepang Unpad dan Sastra China UI itu sangat kompetitif, jangan asal jadikan cadangan.
Gimana kalau PTN gagal? PTS kayak Binus biaya pangkalnya bisa mahal banget. Solusinya, ikut tes beasiswa early bird dari Oktober sampai Desember buat dapat diskon hingga lima puluh persen.
Jadi, strategi pilihannya begini: Pilihan pertama taruh yang tinggi, misalnya Ilkom UPN. Pilihan kedua, taruh yang lebih realistis, seperti Sastra Jepang UB atau USU.
Pilihanmu ada di tanganmu. Kejar skor enam ratus lima puluh untuk PTN favorit, atau amankan beasiswa PTS dari sekarang biar dompet nggak nangis. Yuk, mulai belajar!