Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah nggak sih kamu beli dua burger dan satu kentang seharga lima puluh ribu rupiah, tapi temanmu beli satu burger dan dua kentang seharga empat puluh ribu rupiah, lalu kalian bingung berapa harga asli masing-masing item?
Mari kita terjemahkan cerita ini ke dalam bahasa matematika. Burger kita sebut sebagai x, dan kentang sebagai y.
Untuk mencari selisih, kita samakan dulu porsi burgernya. Coba kita gandakan pesanan temanmu, dikali dua, menjadi dua burger dan empat kentang seharga delapan puluh ribu.
Sekarang kita kurangi paket teman yang sudah digandakan dengan paket asli kita. Selisihnya menyisakan tiga kentang seharga tiga puluh ribu rupiah.
Dari sini, aritmatika sederhana memberi tahu kita bahwa harga satu kentang atau y adalah sepuluh ribu rupiah.
Langkah selanjutnya, kita masukkan harga kentang yang sepuluh ribu tadi ke paket awal temanmu yang lebih murah.
Kita hitung sisa harganya, dan didapat x atau harga satu burger adalah dua puluh ribu rupiah. Yeay, misteri terpecahkan!
Tahu nggak, logika tebak harga yang kita lakukan tadi punya nama resmi di matematika. Menyamakan porsi dan mencari selisih itu metode Eliminasi, lalu memasukkan harga yang didapat itu metode Substitusi.
Tapi awas jebakan! Jika temanmu beli empat burger dan dua kentang seharga seratus ribu, itu cuma kelipatan pesananmu, bukan info baru. Harga satuan tetap tidak bisa dicari.
Kesimpulannya, untuk mencari dua harga misterius, kamu selalu butuh dua struk belanja dengan kombinasi yang benar-benar berbeda!