Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo teman-teman! Pernah kesel nyari chiki di minimarket karena posisinya berantakan? Coba bayangin kalau semua snack itu kita susun rapi ke dalam rak berbaris dan berkolom biar gampang dicari. Nah, itulah fungsi asli dari matriks!
Matriks itu kayak rak. Ada baris yang mendatar dari kiri ke kanan, dan kolom yang tegak dari atas ke bawah. Misalnya, chiki favorit kamu ada di tingkat atas, itu baris satu, dan urutan kedua, itu kolom dua.
Sekarang kita ubah gambar rak ini jadi angka. Kalau di rak ada lima chiki dan tiga cokelat, kita tulis aja pakai kurung siku jadi lima dan tiga. Gampang kan?
Ukuran rak ini disebut ordo. Kalau raknya punya dua tingkat dan tiga deret, ukurannya dua kali tiga. Ingat ya, selalu sebut baris dulu, baru kolom!
Gimana kalau nambah stok? Kalau di pojok rak A ada lima chiki, dan rak B ada dua chiki di posisi yang sama, tinggal tambahin aja jadi tujuh chiki. Syaratnya, posisinya harus sama persis!
Eits, hati-hati jebakan! Kamu nggak bisa maksa jumlahin rak ukuran dua kali dua dengan rak dua kali tiga. Kalau ordonya beda, ya nggak bisa dijumlahin! Berantakan nanti.
Terus kalau bos bilang gandakan semua stok rak? Gampang! Kalikan aja angka dua ke setiap snack di dalam rak itu. Ini namanya perkalian skalar.
Nah, yang paling seru itu perkalian matriks. Bayangin pembeli bawa keranjang jalan mendatar nabrak lorong rak yang turun ke bawah. Baris dikali kolom. Tabrakan yang menghasilkan angka baru!
Jadi intinya, matriks itu cuma kotak penyimpanan data biar rapi. Bayangin kalau minimarket nggak pakai sistem matriks ini, kasir bakal nangis tiap kali ngecek stok barang!