Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo teman-teman! Hari ini kita akan belajar Analisis Wacana menggunakan Metode C-R-M untuk memahami kepaduan bentuk dan makna. C-R-M ini terdiri dari Conjunction, Reference, dan Meaning.
Pertama, C untuk Conjunction atau Konjungsi. Misalnya, Andi rajin belajar dan Ia menjadi juara kelas. Kata Oleh karena itu berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kedua kalimat tersebut.
Kedua, R untuk Reference atau Referensi. Contohnya, Budi membeli mobil baru, lalu kalimat berikutnya, Mobil tersebut berwarna merah. Kata tersebut digunakan untuk merujuk kembali ke benda sebelumnya.
Ketiga, M untuk Meaning atau kepaduan makna. Ibarat puzzle, gagasan satu dan dua harus punya alur logika yang jelas agar antar-kalimat bisa saling mendukung satu sama lain secara utuh.
Yuk lihat contoh soal UTBK ini. Ada kalimat tentang akar napas mangrove dan kemampuannya hidup di air asin. Secara analisis C-R-M, kita butuh konjungsi sebab-akibat karena kalimat kedua merupakan hasil dari kalimat pertama.
Kesimpulannya, C adalah penghubung, R adalah rujukan pronomina, dan M adalah koherensi logika. Wacana yang baik wajib memiliki ketiga unsur ini agar menjadi padu.
Itulah penjelasan metode C-R-M dalam analisis wacana. Terus semangat belajar dan sampai jumpa di pembahasan soal berikutnya!