Berikutnya aturan kata Maha untuk Tuhan. Jika diikuti kata dasar, maka ditulis digabung, contohnya Mahakuasa. Namun, jika diikuti kata berimbuhan, penulisannya dipisah, contohnya Maha Pengasih. Khusus untuk kata Esa, tetap dipisah menjadi Maha Esa ya.