Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan membahas Rangkuman Lengkap Pengetahuan Kuantitatif UTBK, khususnya pada topik Bilangan.
Perhatikan peta konsep bilangan ini. Bilangan Real terbagi menjadi Rasional dan Irasional. Bilangan rasional sendiri mencakup Bilangan Bulat dan juga Pecahan.
Gunakan analogi kotak perkakas. Bayangkan angka adalah alat. Bilangan bulat seperti alat standar seperti obeng atau palu. Pecahan adalah alat presisi seperti penggaris milimeter, dan bilangan prima adalah bahan dasar atom pembentuk alat.
Dasar perhitungan KABATAKU sangat penting. Pertama, kali atau bagi dikerjakan lebih dulu. Kedua, baru tambah atau kurang. Namun yang ketiga, operasi dalam kurung selalu memiliki prioritas paling tinggi.
Hati-hati dengan jebakan umum! Penjumlahan a per b tambah c per d tidak sama dengan a tambah c per b tambah d. Ingat juga, minus dua dalam kurung kuadrat sama dengan empat, berbeda dengan minus dua kuadrat tanpa kurung yang hasilnya minus empat. Dan nol pangkat nol itu tidak terdefinisi.
Bilangan prima adalah bilangan yang hanya punya dua faktor, yaitu satu dan dirinya sendiri, seperti dua, tiga, lima, tujuh, sebelas, tiga belas, tujuh belas, dan sembilan belas. Catat ya, dua adalah satu-satunya bilangan prima genap.
Logika FPB dan KPK itu sederhana. FPB digunakan untuk membagi barang sama rata, sedangkan KPK dipakai untuk menentukan waktu pertemuan berkala.
Untuk konversi pecahan ke persen, gunakan rumus a per b dikali seratus persen. Contohnya, tiga per empat sama dengan tiga per empat dikali seratus persen, sehingga hasilnya adalah tujuh puluh lima persen.
Pada pecahan campuran, a b per c diubah menjadi a dikali c tambah b, semuanya per c. Misalnya, dua sepertiga diubah menjadi dua dikali tiga tambah satu per tiga, hasilnya adalah tujuh per tiga.
Melalui visualisasi garis bilangan, kita bisa melihat posisi angka negatif di sebelah kiri dan angka positif di sebelah kanan.
Contoh satu, operasi dasar. Hitung dua belas dikurang empat dikali dua tambah sepuluh dibagi dua. Langkahnya adalah dua belas dikurang delapan tambah lima, menjadi empat tambah lima, dan hasil akhirnya adalah sembilan.
Contoh dua, perbandingan pecahan. Mana yang lebih besar, tiga per lima atau empat per tujuh? Kita kali silang. Tiga dikali tujuh adalah dua puluh satu, dan empat dikali lima adalah dua puluh. Karena dua puluh satu lebih dari dua puluh, maka tiga per lima lebih besar dari empat per tujuh.
Contoh tiga, FPB dan KPK. Untuk KPK dua belas dan delapan belas, kita faktorkan menjadi dua pangkat dua dikali tiga dan dua dikali tiga pangkat dua. KPK mengambil pangkat terbesar, jadi dua pangkat dua dikali tiga pangkat dua sama dengan empat dikali sembilan, yaitu tiga puluh enam.
Contoh empat, mencari digit terakhir dari tiga pangkat dua ribu dua puluh tiga. Polanya berulang setiap empat kali yaitu tiga, sembilan, tujuh, satu. Dua ribu dua puluh tiga dibagi empat bersisa tiga. Sisa tiga berarti sama dengan pangkat tiga, jadi digit terakhirnya adalah tujuh.
Contoh lima, soal cerita. Lampu A menyala tiap enam detik dan lampu B tiap delapan detik. Jika menyala bersama pukul sepuluh tepat, kapan lagi? KPK dari enam dan delapan adalah dua puluh empat detik. Jadi, mereka menyala bersama lagi pukul sepuluh lewat dua puluh empat detik.
Aplikasi nyatanya beragam: perhitungan diskon menggunakan persen, skala peta menggunakan perbandingan, dan pembagian warisan menggunakan pecahan.
Trik cepat UTBK! Perkalian sebelas cukup sisipkan jumlah dua digitnya di tengah. Untuk kuadrat berakhiran lima, kalikan N dengan N plus satu lalu tempel dua puluh lima. Contoh dua puluh lima kuadrat adalah enam ratus dua puluh lima.
Evaluasi kesalahan kalian: jangan lupa menyederhanakan pecahan, hati-hati tanda positif negatif, dan jangan terbalik menentukan FPB atau KPK.
Ringkasan intinya: pahami jenis bilangan, kuasai operasi pecahan dan desimal, lancar menghitung FPB dan KPK, serta hafalkan pola bilangan prima.
Semangat belajar UTBK! Ingat bahwa latihan rutin adalah kunci sukses utama kalian.
Sampai jumpa di video pembahasan berikutnya. Terus berlatih dan raih skor impianmu!