Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Kali ini kita akan mempelajari Pewarisan Sifat berdasarkan Hukum Mendel. Pewarisan sifat merupakan proses penurunan karakter dari induk atau parental ke keturunan yang disebut filial.
Mari pahami konsep dasarnya. Pertama ada genotipe, yaitu simbol genetik contohnya B-B atau B-b. Kedua ada fenotipe, yaitu sifat yang tampak seperti bentuk bulat. Sifat dominan akan menutupi dan ditulis dengan huruf kapital, sedangkan resesif adalah sifat yang tertutupi dan ditulis dengan huruf kecil.
Berikutnya adalah Hukum dua Mendel yang dikenal sebagai Hukum Asortasi Bebas. Hukum ini menyatakan bahwa gen dari dua sifat yang berbeda akan mengelompok secara bebas saat proses pembentukan gamet.
Mari kita lihat persilangan dihibrida. Pada P satu, tanaman Bulat Kuning bergenotipe B-B-K-K besar disilangkan dengan tanaman Keriput Hijau bergenotipe b-b-k-k kecil. Hasilnya, pada keturunan F satu didapatkan seratus persen tanaman bergenotipe B-b-K-k dengan fenotipe Bulat Kuning.
Jika F satu disilangkan dengan sesamanya, perhatikan gamet yang dihasilkan. Setiap parental B-b-K-k akan menghasilkan empat macam gamet yang berbeda, yaitu B-K besar, B besar k kecil, b kecil K besar, dan b-k kecil.
Dari persilangan tersebut, rasio fenotipe F dua adalah sembilan Bulat Kuning, tiga Keriput Kuning, tiga Bulat Hijau, dan satu Keriput Hijau. Maka, rasio klasik menurut Mendel adalah sembilan banding tiga banding tiga banding satu.
Kesimpulannya, satu, dihibrida melibatkan dua sifat beda. Dua, sifat dominan menutupi sifat resesif. Dan tiga, rasio fenotipe pada keturunan F dua adalah sembilan banding tiga banding tiga banding satu.
Itulah konsep dasar pewarisan sifat. Sampai jumpa!