Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Pernah bingung kenapa vitamin C boleh diminum tiap hari, tapi suplemen vitamin A nggak boleh dikonsumsi berlebihan? Rahasianya ternyata ada di bentuk struktur kimianya loh. Yuk, kita bedah bareng-bareng!
Kunci utama dari struktur vitamin adalah sifat kelarutannya. Secara umum, struktur kimia menentukan apakah sebuah vitamin itu masuk tim larut dalam air, atau tim larut dalam lemak. Coba perhatikan dua kategori utama ini.
Nah, coba lihat sketsa struktur molekul ini, anggap ini vitamin C. Lihat bagian yang ditunjuk panah biru? Itu adalah gugus hidroksil atau O H. Gugus yang banyak ini bikin strukturnya polar, jadi gampang banget larut menyatu dengan air.
Sekarang beda cerita kalau kita lihat vitamin yang larut lemak, seperti vitamin A atau E. Strukturnya didominasi oleh rantai karbon dan hidrogen yang panjang banget. Rantai ini sifatnya non-polar, jadi dia cuma mau berteman dan larut di dalam lemak.
Terus apa efeknya buat tubuh kita? Karena larut dalam air, kelebihan vitamin C akan langsung dibuang tubuh lewat urine. Tapi, vitamin A yang larut lemak bakal disimpan di dalam organ hati sebagai cadangan. Makanya bisa bahaya kalau sampai menumpuk!
Mari kita rangkum. Coba perhatikan tabel ini. Struktur dengan banyak gugus O H akan larut air dan aman dikonsumsi harian karena sisanya dibuang. Sedangkan struktur rantai karbon panjang akan larut lemak dan disimpan tubuh. Jangan sampai tertukar ya!