Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah bingung kenapa masak mi instan di gunung airnya lebih cepat mendidih padahal belum terlalu panas? Dan butuh 'bumbu' khusus supaya suhunya bisa tembus seratus derajat Celcius seperti di pantai?
Kita mulai dari soal pertama. Air murni tekanannya tiga puluh milimeter raksa. Saat dikasih glukosa, tekanannya turun jadi dua puluh sembilan koma empat satu. Glukosa ibarat penghalang yang bikin air susah menguap. Ingat rumusnya: P sama dengan P nol dikali fraksi mol pelarut.
Sekarang kita hitung mol air dulu, sembilan puluh gram dibagi delapan belas sama dengan lima mol. Masukkan ke rumus tadi untuk mencari mol glukosa. Ketemu molnya nol koma satu. Kalikan dengan M R seratus delapan puluh, jadi massa glukosa adalah delapan belas gram.
Di soal kedua, ada dua belas gram zat misterius yang menurunkan tekanan dari seratus jadi sembilan puluh. Mol air seratus delapan puluh gram itu sepuluh mol. Tekanan turun sepuluh persen, artinya fraksi mol pelarutnya adalah nol koma sembilan.
Awas jebakan! Jangan tertukar pakai fraksi mol terlarut. Dari fraksi mol pelarut nol koma sembilan, didapat mol zat terlarut satu koma satu satu. Jadi, M R zat itu sama dengan massa dibagi mol, hasilnya sepuluh koma delapan.
Balik ke gunung di soal ketiga. Syarat air mendidih itu tekanan uapnya harus sama dengan tekanan udara luar. Kalau uap air di sembilan puluh enam derajat adalah enam ratus lima puluh tujuh koma enam, berarti tekanan udara di gunung ya segitu juga!
Nah, kalau mau airnya mendidih di seratus derajat Celcius, kita butuh lompatan suhu empat derajat. Gunakan rumus kenaikan titik didih, delta T b sama dengan molalitas dikali K b.
Kita masukkan angkanya. Target delta T b empat. Airnya satu kilogram. K b nol koma lima dua. Masukkan ke rumus, didapat massa urea yang harus dilarutkan adalah empat ratus enam puluh satu koma lima gram.
Kesimpulannya, menambahkan zat terlarut akan mengikat molekul air, menurunkan tekanan uapnya, dan memaksa kita memanaskannya lebih lama agar mendidih. Itulah rahasia memanaskan air hingga seratus derajat di puncak gunung!