Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu heran kenapa gigi kita tumbuh rapi membentuk huruf U di rahang, dan tidak tumbuh sembarangan di langit-langit mulut atau pipi?
Bayangkan menanam benih apel saat embrio berusia enam minggu. Kamu butuh 'tanah' yaitu lapisan epitel mulut, dan 'biji' yang tertanam di bawahnya yaitu jaringan ektomesenkim.
Biji tidak akan tumbuh tanpa disiram. Di sini, epitel mengirimkan sinyal kimia ke ektomesenkim untuk bersiap tumbuh.
Sel-sel epitel menebal dan menembus ke bawah, membentuk pola pita melengkung seperti cetakan tapak kuda. Barulah kita sebut pita cetakan ini sebagai Dental Lamina.
Hati-hati, banyak yang mengira gigi berasal dari tulang rahang. Salah! Gigi murni hasil interaksi jaringan lunak ini, terjadi jauh sebelum tulang rahangmu mengeras.
Dari pita melengkung tadi, muncul sepuluh benjolan kecil di rahang atas dan sepuluh di bawah, mirip kuncup bunga yang siap mekar menjadi gigi susu.
Kesimpulannya, gigi kita tidak tumbuh sembarangan karena sejak embrio, interaksi epitel dan ektomesenkim sudah membuat cetakan jalan berbentuk huruf U yang sangat rapi bernama dental lamina.