Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Kamu ditugaskan membeli tiga gelas kopi kekinian. Di kasir ada dua pilihan: Promo A, beli dua gratis satu, atau Promo B, diskon empat puluh persen. Promo mana yang paling hemat? Mari kita hitung!
Misal harga normal satu kopi itu dua puluh ribu rupiah. Target kita bawa pulang tiga kopi. Coba perhatiin harganya.
Kita cek Promo A, beli dua gratis satu. Lihat tiga kotak ini. Kamu bayar penuh untuk dua kopi biru, dan kopi ketiga hijau ini gratis. Jadi total bayarnya dua dikali dua puluh ribu sama dengan empat puluh ribu.
Awas jebakan! Jangan kira gratis satu ini artinya diskon lima puluh persen. Kenyataannya, kamu tetap wajib bayar penuh untuk dua barang pertama.
Sekarang Promo B, diskon empat puluh persen. Total normal tiga kopi itu enam puluh ribu. Lihat garis bilangan ini, kita potong harganya. Potongannya dua puluh empat ribu, jadi sisanya tiga puluh enam ribu.
Bandingkan hasilnya. Tiga puluh enam ribu dari Promo B, jelas lebih kecil dari empat puluh ribu Promo A. Jadi, Promo B adalah pemenangnya!
Intinya, ubah masalah sehari-hari ke angka biar nggak salah langkah. Diskon persentase ternyata bisa mengalahkan promo barang gratis lho!