Ketiga, teks puisi yang berfokus pada estetika, rima, dan majas. Unsur fisik dan batinnya mencakup diksi atau pilihan kata puitis, imaji atau citraan indra, rima yaitu pengulangan bunyi, dan tipografi atau bentuk visual bait. Majas yang sering digunakan adalah metafora sebagai perbandingan langsung seperti raja siang, personifikasi yang menggambarkan benda mati seperti manusia, hiperbola yang melebih-lebihkan kenyataan, serta simile.