Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Pernah perhatiin besi yang karatan lama banget, tapi kembang api meledak dalam hitungan detik? Keduanya reaksi kimia, tapi kecepatannya beda. Hari ini kita bahas kinetika kimia, ilmu yang pelajarin seberapa cepat reaksi terjadi.
Intinya, laju reaksi itu mengukur perubahan konsentrasi per satuan waktu. Reaktan, yang warna biru ini, makin lama makin habis. Sementara produk, yang warna hijau, makin lama makin banyak.
Rumus dasarnya begini. Laju reaksi, v, sama dengan tetapan laju, k, dikali konsentrasi reaktan pangkat ordenya. Orde reaksi ini nunjukin seberapa besar pengaruh konsentrasi terhadap laju.
Sekarang kita masuk ke contoh soal. Diketahui reaksi dua A ditambah B menjadi produk. Kita punya tabel data eksperimen buat nentuin orde reaksinya. Coba perhatiin tabel ini.
Pertama, cari orde A. Kita pilih data yang B-nya tetap, yaitu eksperimen satu dan dua. Konsentrasi A naik dua kali lipat, lajunya naik empat kali lipat. Berarti orde A adalah dua.
Lanjut cari orde B. Pilih data yang A-nya tetap, yaitu eksperimen satu dan tiga. Konsentrasi B naik dua kali lipat, lajunya juga naik dua kali lipat. Berarti orde B adalah satu.
Jadi, persamaan laju reaksinya adalah v sama dengan k dikali konsentrasi A kuadrat dikali konsentrasi B. Kesalahan yang sering terjadi itu asal nebak orde dari koefisien reaksi, padahal orde harus dicari dari data eksperimen.