Untuk poin a, periode T adalah waktu untuk satu getaran penuh, sehingga nilainya sama dengan nol koma lima nol nol detik. Poin b, frekuensi f dihitung dengan rumus satu per periode, sehingga satu dibagi nol koma lima menghasilkan dua Hertz. Lalu poin c, frekuensi sudut omega sama dengan dua pi dikali frekuensi, yaitu dua pi dikali dua yang hasilnya adalah empat pi radian per sekon, atau sekitar dua belas koma lima tujuh radian per sekon.