Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Kali ini kita akan membahas Elastisitas Permintaan. Konsep ini mengukur seberapa sensitif jumlah barang terhadap perubahan harga atau pe. Rumus dasarnya adalah e sama dengan persentase perubahan ku dibagi persentase perubahan pe.
Dalam pendekatan fungsi aljabar, kita gunakan rumus e sama dengan de ku per de pe dikali pe per ku. Di sini, de ku per de pe adalah turunan fungsi ku terhadap pe, pe adalah harga saat ini, dan ku adalah jumlah barang saat ini.
Mari bedah contoh soal u-te-be-ka. Diketahui fungsi ku-de sama dengan seratus dikurang dua pe. Hitung elastisitas saat pe sama dengan dua puluh! Langkah pertama, cari ku: seratus dikurang dua dikali dua puluh sama dengan enam puluh. Langkah kedua, cari turunan fungsinya yaitu minus dua.
Sekarang kita hitung nilai e dengan substitusi: minus dua dikali dua puluh per enam puluh, hasilnya adalah minus nol koma enam tujuh. Karena nilai mutlaknya kurang dari satu, kesimpulannya adalah inelastis.
Perhatikan visualisasi kurvanya. Sumbu pe adalah harga dan sumbu ku adalah jumlah. Pada titik enam puluh koma dua puluh, kurva memiliki kemiringan negatif karena saat pe naik, ku akan turun. Titik ini menunjukkan karakteristik inelastis.
Ingat jenis-jenis elastisitas: e lebih dari satu berarti elastis, e kurang dari satu itu inelastis, e sama dengan satu adalah unitary, e sama dengan nol inelastis sempurna, dan e sama dengan tak hingga adalah elastis sempurna.
Itulah pembahasan kita mengenai elastisitas. Dengan memahami konsep turunan, soal ekonomi ini jadi sangat mudah. Terus semangat belajar dan sampai jumpa!