Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Pernah mikir kenapa pohon mangga cuma diam di tempat, sementara kucing bisa lari ke mana-mana? Perbedaan gaya hidup ini berawal dari pabrik mikroskopis di dalam tubuh mereka. Coba perhatiin dua makhluk ini menuju ke mikroskop.
Lihat gambar sel hewan ini. Bentuknya fleksibel karena cuma dibungkus membran sel tipis. Di tengahnya ditunjuk panah ada nukleus sebagai pusat komando, dan mitokondria yang jadi pembangkit energi biar hewan bisa aktif bergerak.
Nah, kalau sel tumbuhan di layar ini bentuknya kaku karena dilindungi dinding sel tebal. Dia juga punya kloroplas hijau buat fotosintesis, dan vakuola raksasa di tengah untuk menyimpan cadangan air biar batangnya tetap tegak.
Perhatikan organel kecil bernama ribosom ini. Walau beda gaya hidup, sel hewan dan tumbuhan sama-sama butuh pabrik protein ini. Tanpa ribosom, sel nggak akan bisa membuat protein untuk memperbaiki struktur tubuhnya.
Biar gampang ingat, coba lihat tabel perbandingan ini. Sel hewan nggak punya dinding sel dan kloroplas, tapi tumbuhan punya. Sebaliknya, vakuola tumbuhan itu besar banget, sedangkan di sel hewan sangat kecil atau bahkan absen.
Lihat kotak hijau ini. Kesimpulannya, struktur sel itu menyesuaikan fungsinya. Sel hewan dirancang buat mobilitas tinggi, makanya butuh energi fleksibel. Sedangkan sel tumbuhan dirancang buat mandiri bikin makanan sendiri.