Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo teman-teman! Hari ini kita akan membahas Koherensi Antarkalimat dalam Bab Wacana untuk PPU UTBK. Koherensi adalah kepaduan makna yang merupakan hubungan logis antarproposisi sehingga teks menjadi mudah dipahami.
Perhatikan perbedaan kohesi dan koherensi. Kohesi adalah kepaduan bentuk secara gramatikal atau leksikal, contohnya penggunaan konjungsi dan pronomina. Sedangkan koherensi adalah kepaduan makna atau gagasan, seperti alur logika sebab-akibat.
Visualisasinya bisa kita lihat dalam Rantai Logika atau logical chain. Di sini, Kalimat satu, Kalimat dua, dan Kalimat tiga harus memiliki hubungan logis yang kuat agar ide cerita tidak terputus.
Mari lihat contoh analisisnya. Pada teks padu, kalimat Ani rajin belajar berlanjut ke ia juara kelas karena hubungan sebab-akibat. Namun, pada teks tidak padu, setelah kalimat Ani rajin belajar tiba-tiba muncul kalimat kemarin cuaca sangat mendung. Logikanya terputus!
Sekarang latihan soal UTBK. Ada empat kalimat: satu, hutan memiliki peran vital; dua, pohon menyerap karbon dioksida; tiga, harga kayu di pasar global naik; dan empat, tanpa hutan suhu bumi meningkat. Kalimat manakah yang tidak koheren?
Jawabannya adalah kalimat nomor tiga. Alasannya, kalimat satu, dua, dan empat fokus membahas fungsi ekologis hutan, sedangkan kalimat tiga tiba-tiba membahas ekonomi sehingga tidak nyambung dengan topik utama.
Tipsnya: cek apakah alur pikirannya loncat dan pastikan setiap kalimat mendukung topik utama. Semangat belajar, pejuang UTBK!
Ingat rumus logikanya, koherensi sama dengan keterpaduan makna ditambah alur yang konsisten!