Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah nggak kamu jawab soal UTBK 'Jika hujan maka jalanan basah, hari ini tidak hujan', terus kamu pede milih jawaban 'jalanan tidak basah', padahal itu salah total?
Kita mulai dari logika dasar yang nyata. Perhatikan contoh ini. Semua kucing pasti suka ikan. Nah, si Belang adalah seekor kucing.
Dari dua pernyataan tadi, kesimpulan pastinya apa? Tentu saja, Belang pasti suka ikan.
Pola ini disebut Modus Ponens. Aturannya simpel: Jika P maka Q. Kalau terjadi P, maka pasti terjadi Q.
Sekarang coba contoh kedua. Jika Budi makan sambal, maka Budi kepedesan. Kenyataannya, Budi tidak kepedesan.
Karena Budi tidak kepedesan, kesimpulan alaminya adalah Budi tidak makan sambal.
Ini namanya Modus Tollens. Polanya: Jika P maka Q. Kalau tidak Q, maka pasti tidak P.
Sekarang kita kembali ke jebakan soal UTBK di awal tadi. Jika hujan, maka jalanan basah. Kenyataannya hari ini tidak hujan. Apa kesimpulannya?
Jawabannya adalah tidak bisa disimpulkan! Jalanan basah bisa jadi karena disiram orang, bukan cuma karena hujan. Jangan pernah pakai asumsi di luar premis!
Rangkum ya. Ponens dan Tollens itu valid. Tapi ingat, jangan pernah menarik kesimpulan dari 'Tidak P'. Sekarang kamu tahu kenapa jawaban awalmu tadi salah. Di PU UTBK, selalu gunakan logika murni, jangan pakai perasaan!