Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah baca chat dari teman yang muter-muter sampai kamu bingung intinya apa? Di UTBK, kalimat bertele-tele ini jadi ladang poin!
Kalimat efektif ibarat anatomi tubuh. Subjek itu kepalanya, Predikat itu badannya. Kalau salah satu hilang, bentuknya jadi monster.
Penyakit pertama: pemborosan atau pleonasme. Penumpukan kata dengan makna sama. Misalnya 'Para siswa-siswa' atau 'maju ke depan'.
Penyakit kedua: Subjek hilang ditelan preposisi. Kata 'Bagi' di awal bikin kalimat cacat. Seharusnya langsung saja 'Peserta dilarang merokok'.
Ketiga, logika cacat. Kalimat 'Waktu dan tempat dipersilakan'. Emang waktu punya kaki buat maju? Harusnya orangnya yang dipersilakan.
Awas jebakan! Kalimat panjang belum tentu salah. Dua puluh kata dengan struktur jelas itu efektif, dibanding lima kata tapi ambigu.
Jadi ingat tiga kunci ini ya: Subjek dan Predikat harus jelas, hemat kata, dan maknanya logis masuk akal.