Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu melihat koin tembaga mengkilap tiba-tiba larut menjadi cairan biru sambil mengeluarkan gas beracun, lalu bertanya-tanya ke mana perginya elektron-elektron yang hilang itu? Reaksi redoks seperti pembukuan bank; tidak ada elektron yang boleh hilang. Kita akan melacaknya dengan Metode Setengah Reaksi.
Lihat soal 2a. Tembaga berubah jadi ion tembaga dua plus, dan ion nitrat jadi gas NO. Mari pisahkan jadi dua jalur: Oksidasi dan Reduksi.
Fokus ke nitrat. Kiri punya tiga Oksigen, kanan cuma satu. Tambahkan dua molekul H dua O di kanan. Lalu bayar hutang Hidrogen dengan menambah empat H plus di kiri. Aturannya: Suasana asam pakai H plus dan air.
Sekarang setarakan muatan. Tembaga melepas dua elektron. Di jalur bawah, kiri muatannya plus tiga, kanan nol. Tambah tiga elektron di kiri.
Samakan elektron dengan kali silang. Jalur atas kali tiga, bawah kali dua. Elektron coret, lalu gabungkan! Soal 2a selesai.
Beralih ke soal 2b untuk suasana basa. Pisahkan reaksi, lalu setarakan atom seperti biasa dengan air dan H plus.
Hati-hati jebakan! Berhenti saat ada H plus di reaksi basa itu salah. Di basa tidak ada ion asam bebas. Tambahkan ion OH min di kedua sisi sebanyak jumlah H plus.
H plus dan OH min bergabung jadi air. Coret kelebihan air di kiri-kanan, setarakan elektron, lalu gabung. Soal 2b selesai.
Tantangan terakhir, soal 1d. Jika bentuknya molekul utuh, cari Biloks dulu! S dari minus dua ke plus enam, dan N dari plus lima ke plus dua. Pecah jadi ionnya, lalu terapkan metode yang sama.
Ingat urutannya: Pisahkan, Setarakan Atom dengan tambah air dan ion H plus atau OH min, Setarakan Elektron, lalu Gabung. Elektron koin tembagamu kini sudah terlacak sempurna!