Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu meniup balon sampai besar, lalu membiarkannya kempes lagi? Nah, di dalam dada kita ada dua balon canggih yang bekerja persis seperti itu setiap detik!
Coba bayangin udara itu kayak pasukan kereta api kecil pembawa oksigen. Mereka masuk lewat terowongan gelap, yaitu hidung kita.
Kereta oksigen ini terus turun melewati batang tenggorokan. Di ujungnya, jalurnya terbelah dua seperti huruf Y, menuju paru-paru kanan dan kiri.
Kalau kita perbesar ujung cabang kecil di dalam paru-paru, bentuknya nggak buntu lho. Malah mirip banget sama gerombolan buah anggur berongga yang disebut alveolus.
Di dalam anggur alveolus ini, terjadi pertukaran seru! Kurir tubuh menukar paket oksigen baru dengan kantong sampah karbon dioksida untuk dibuang.
Terus, siapa yang memompa balon paru-paru ini? Ada otot diafragma di bawahnya. Saat ditarik ke bawah seperti trampolin, udara langsung tersedot masuk!
Hati-hati, jangan sering bernapas lewat mulut! Kenapa? Karena cuma hidung yang punya bulu penyaring, si sapu kecil yang mencegah debu kotoran masuk paru-paru.
Terakhir, trampolin diafragma naik lagi, mendorong udara kotor keluar. Paru-paru jadi kempes lagi deh, siap ditiup lagi di napas berikutnya!