Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan membedah dunia Mikroskop Elektron, khususnya SEM dan TEM. Kita akan mempelajari analisis material tingkat nano, mulai dari instrumen SEM dan TEM, sinyal SE dan BSE, hingga analisis kristal menggunakan SAED.
Pertama, kita bahas SEM atau Scanning Electron Microscopy. Di sini, berkas elektron digunakan untuk memindai permukaan sampel. Fokus utamanya adalah topografi permukaan yang menghasilkan gambar tiga dimensi yang sangat detail, dan keunggulannya adalah sampel tidak perlu dibuat tipis.
Kedua adalah TEM atau Transmission Electron Microscopy. Berbeda dengan SEM, TEM memerlukan sampel yang sangat tipis karena berkas elektron harus menembus sampel. Fokusnya adalah struktur internal dengan resolusi yang jauh lebih tinggi, bahkan hingga ke skala atom.
Selanjutnya, mari kita lihat sinyal elektronnya, yaitu SE dan BSE. SE atau Secondary Electrons memiliki energi rendah dari permukaan teratas untuk informasi topografi. Sedangkan BSE atau Back-scattered Electrons memiliki energi tinggi hasil pantulan inti atom untuk informasi komposisi dan nomor atom.
Ada juga SAED atau Selected Area Diffraction untuk analisis kristalografi. Teknik ini dilakukan di dalam instrumen TEM untuk menentukan kisi kristal dan membantu kita mengidentifikasi fase mineral pada material tersebut.
Berikut adalah ringkasan perbedaannya. SEM untuk permukaan dan tekstur tiga dimensi, sedangkan TEM untuk struktur internal dua dimensi. Ingat, SE untuk topografi, BSE untuk komposisi, dan SAED untuk struktur kristal material.
Itulah pembahasan lengkap mengenai teknologi mikroskop elektron untuk analisis material. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk studi kalian. Sampai jumpa di video berikutnya!