Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan membahas Penalaran Deduktif, yaitu metode berpikir menarik kesimpulan dari pernyataan yang bersifat umum ke pernyataan yang khusus.
Pertama, ada Silogisme Kategoris. Polanya adalah Premis satu: Semua A adalah B, Premis dua: X adalah bagian dari A, sehingga kesimpulannya: X adalah B.
Lihat visualisasi Diagram Venn ini. Karena A berada di dalam B dan X berada di dalam A, maka secara logika X pasti berada di dalam lingkaran B.
Kedua adalah Modus Ponens dengan rumus: P maka Q, dan diketahui P, maka kesimpulannya Q. Contohnya: Jika hujan, jalan basah. Ternyata hujan, maka jalan basah.
Ketiga, Modus Tollens. Rumusnya: P maka Q, dan diketahui negasi Q, maka kesimpulannya negasi P. Contoh: Jika hujan, jalan basah. Jalan tidak basah, maka tidak hujan.
Keempat, Kontraposisi. Pernyataan P maka Q ekuivalen dengan negasi Q maka negasi P. Ingat, pernyataan ini selalu memiliki nilai kebenaran yang sama.
Kesimpulan utamanya: deduktif berpikir dari umum ke khusus, kesimpulannya bersifat pasti atau valid, dan sangat bergantung pada kebenaran premis yang ada.
Itulah dasar-dasar penalaran deduktif untuk materi PU. Terus berlatih dan sampai jumpa di materi selanjutnya!