Mari kita gunakan Analogi Sapu Lidi. Di sisi kiri, ada satu lidi tunggal yang sifatnya rapuh dan mudah patah. Namun, di sisi kanan, ketika lidi-lidi tersebut dikumpulkan menjadi sebuah ikatan sapu lidi, ia menjadi sangat kuat. Begitu pula dengan teks; kalimat yang berdiri sendiri mungkin lemah, tapi dalam satu kesatuan paragraf, ia membangun argumen yang kokoh.