Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan membahas Konsep Jembatan Mol. Jembatan Mol adalah sebuah peta konsep yang digunakan untuk mengonversi berbagai satuan dalam perhitungan stoikiometri.
Pada diagram ini, pusatnya adalah mol dengan lambang en kecil. Dari mol, kita bisa mengonversi ke Massa em dengan pengali em em, ke jumlah Partikel iks dengan pengali el, ke Volume ve dengan pengali ve em, atau ke Molaritas em besar melalui pembagian dengan volume larutan.
Berikut adalah rumus utama konversinya. Pertama, mol en sama dengan massa em per em er atau a er. Kedua, mol sama dengan jumlah partikel iks per tetapan Avogadro el. Ketiga, mol sama dengan volume ve per dua puluh dua koma empat pada kondisi standar. Dan keempat, mol sama dengan molaritas em besar dikali volume ve dalam satuan liter.
Untuk keterangan lambangnya, en kecil adalah jumlah mol, em kecil adalah massa, a er dan em er adalah massa atom atau molekul relatif, iks adalah jumlah partikel, el adalah tetapan Avogadro, ve adalah volume, dan em besar adalah molaritas.
Ingat ya! Poin terpenting adalah Mol merupakan pusatnya. Semua konversi satuan dalam perhitungan kimia harus melewati Mol terlebih dahulu.
Dengan memahami diagram jembatan mol ini, kalian akan lebih mudah menyelesaikan soal-soal stoikiometri. Sampai jumpa di pembahasan berikutnya!