Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Selamat datang di pembahasan Pengetahuan Kuantitatif UTBK. Hari ini kita akan mempelajari materi penting tentang Eksponen atau Bentuk Pangkat.
Kita mulai dengan Visualisasi Pangkat. Lihatlah, a kuadrat bisa kita bayangkan sebagai luas sebuah persegi, sementara a pangkat tiga divisualisasikan sebagai volume sebuah kubus.
Secara analogi, bayangkan proses pembelahan sel. Dua pangkat nol berarti ada satu sel awal, lalu membelah menjadi dua pangkat satu yang menghasilkan dua buah sel.
Prasyarat utamanya adalah memahami perkalian berulang. Misalnya, dua dikali dua sebanyak lima kali bisa kita tulis lebih ringkas menjadi dua pangkat lima.
Hati-hati dengan kesalahan umum! Dua pangkat tiga adalah delapan, bukan dua kali tiga atau enam. Perhatikan juga tanda kurung; minus tiga dikuadratkan hasilnya sembilan, sedangkan minus tiga kuadrat tanpa kurung hasilnya adalah minus sembilan.
Secara definisi umum, a pangkat n adalah perkalian bilangan a sebanyak n faktor. Di sini, a disebut sebagai bilangan pokok atau basis, dan n disebut sebagai eksponen atau pangkat.
Mengapa pangkat dijumlahkan saat dikali? Logikanya, a kuadrat dikali a pangkat tiga berarti dua buah a dikali dengan tiga buah a, sehingga total perkaliannya menjadi lima buah a atau a pangkat lima.
Inilah sifat pertama dan kedua: a pangkat m dikali a pangkat n sama dengan a pangkat m tambah n. Sedangkan a pangkat m dibagi a pangkat n sama dengan a pangkat m minus n.
Sifat ketiga adalah pangkat bertingkat, yaitu a pangkat m dipangkatkan n menjadi a pangkat m kali n. Sifat keempat, a dikali b pangkat n sama dengan a pangkat n dikali b pangkat n.
Ada kasus khusus: a pangkat nol selalu sama dengan satu untuk a tidak sama dengan nol. Lalu, a pangkat minus n sama dengan satu per a pangkat n.
Contoh satu, perkalian sederhana. Tiga pangkat empat dikali tiga pangkat dua sama dengan tiga pangkat empat tambah dua, yaitu tiga pangkat enam yang hasilnya adalah tujuh ratus dua puluh sembilan.
Contoh dua, pembagian variabel. x pangkat tujuh y pangkat tiga dibagi x pangkat empat y sama dengan x pangkat tujuh kurang empat dikali y pangkat tiga kurang satu, hasilnya x pangkat tiga y pangkat dua.
Contoh tiga, pangkat bertingkat. Dua pangkat tiga dipangkatkan dua dikali dua pangkat minus empat menjadi dua pangkat enam dikali dua pangkat minus empat, yang hasilnya dua pangkat dua atau sama dengan empat.
Contoh empat, persamaan eksponen. Jika lima pangkat x tambah satu sama dengan seratus dua puluh lima, kita ubah menjadi lima pangkat x tambah satu sama dengan lima pangkat tiga. Maka x tambah satu sama dengan tiga, sehingga x sama dengan dua.
Untuk bentuk kompleks di contoh lima, kita selesaikan dalam kurung dahulu. Hasilnya adalah a pangkat tiga dikali b pangkat minus empat yang kemudian dikuadratkan menjadi a pangkat enam per b pangkat delapan.
Aplikasi pangkat ada pada bunga majemuk dengan rumus M n sama dengan M nol dikali satu plus i pangkat n, yang sering dipakai dalam perhitungan populasi dan keuangan.
Tips cepatnya, gunakan faktorisasi prima. Contohnya, tiga puluh dua pangkat x bisa diubah menjadi dua pangkat lima dipangkatkan x, atau dua pangkat lima x. Ubahlah basis menjadi bilangan prima terkecil.
Ingat, jangan lakukan ini! a tambah b pangkat n tidak sama dengan a pangkat n tambah b pangkat n karena eksponen tidak distributif terhadap penjumlahan.
Sebagai ringkasan, perhatikan tabel sifat-sifat ini: mulai dari aturan perkalian, pembagian, pangkat bertingkat, hingga aturan untuk pangkat negatif dan pangkat nol.
Selamat belajar dan sukses untuk UTBK kalian! Setelah ini, silakan lanjutkan ke materi berikutnya tentang Akar dan Logaritma. Sampai jumpa!