Trik kedua adalah menggunakan angka pengali. Jika kondisi untung p persen, pengalinya adalah satu tambah nol koma p. Jika rugi p persen, pengalinya satu kurang nol koma p. Sebagai contoh, untung dua puluh persen tinggal dikali satu koma dua, dan rugi lima belas persen cukup dikali nol koma delapan lima.