Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernahkah kamu bertanya mengapa menaburkan garam di jalan bersalju sukses mencegah es membeku, tapi di saat yang sama bikin bodi mobilmu jauh lebih cepat karatan?
Mari kita lihat efek fisiknya dulu. Kalau kamu melarutkan lima puluh delapan koma lima gram NaCl ke dalam satu kilogram air, air baru membeku di suhu minus tiga koma tujuh dua derajat celcius.
Dari angka tadi, kita bisa pakai rumus generalisasi ini. Delta T f sama dengan K f dikali m dikali i.
Awas jebakan! Jangan lupa mengalikan faktor van 't Hoff atau i. Karena NaCl pecah jadi dua ion, efeknya dua kali lipat dibanding gula!
Sekarang kita beralih dari sifat fisik ke kimia. Air garam ternyata menjadi jalan tol bagi elektron, mempercepat reaksi kimia.
Coba perhatiin level atomiknya. Besi di bodi mobil melepas dua elektron menjadi karat, dan elektron ini ditangkap oleh oksigen.
Proses ini mirip miniatur baterai atau sel volta. Besi yang berlubang bertindak sebagai anoda, sedangkan tetesan air di sekitarnya adalah katoda.
Untuk tahu reaksinya spontan, hitung beda potensial sel sama dengan e katoda dikurang e anoda. Hasilnya pasti positif, karat pasti terjadi!
Sering tertukar mana reduksi dan oksidasi? Ingat KRAO! Katoda itu reduksi, dan anoda itu oksidasi. Besi rusak karena teroksidasi.
Kesimpulannya, ion garam menurunkan titik beku secara koligatif, tapi ion yang sama mempercepat aliran elektron yang memicu karat secara elektrokimia!