Pintarly LogoPintarly

Pilih jalurmu

  • Kuliah
  • Sekolah
  • Persiapan PTN
  • TKA
  • CPNS / PPPK
  • Sekolah Kedinasan

Lebih spesifik

  • Ujian Mandiri
  • PPPK
  • SKD
  • Belajar
  • Latihan Soal
  • Soal Asli
  • Pembahasan
  • Tryout
  • Komunitas
MasukDaftar GratisDaftar
Kembali ke Latihan
Soal Asli UTBK

Soal Asli UTBK SNBT 2025 Penalaran Matematika (PM)

Soal Asli PM SNBT 2025 Day 7 Sesi 2

Penalaran Matematika (PM)30 menit16 soal

Ini 16 soal Penalaran Matematika yang benar-benar keluar di UTBK SNBT 2025, bukan soal prediksi dan bukan rekonstruksi. Seluruh naskahnya beserta pilihan jawaban bisa kamu baca langsung di halaman ini, gratis dan tanpa perlu daftar. Untuk mengerjakannya dengan timer, mendapat skor, dan membuka pembahasan tiap nomor, kamu perlu akun Pintarly Premium.

16 soal Penalaran Matematika UTBK SNBT 2025

Naskah lengkapnya ada di bawah ini, urut sesuai nomor aslinya. Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka lewat mode pengerjaan.

  1. Bacaan untuk soal nomor 1 dan seterusnya

    Suatu kecamatan terdiri atas 17 kelurahan yang terpisahkan oleh suatu sungai dengan 8 kelurahan di sebelah barat sungai dan 9 kelurahan di sebelah timur sungai. Setiap kelurahan akan mendapatkan bantuan uang dari suatu perusahaan, masing-masing sebesar Rp50.000.000,00. Bantuan tidak diberikan sekaligus kepada semua kelurahan, tetapi diberikan secara bertahap. Giliran kelurahan yang akan mendapat bantuan ditentukan secara acak.

    Nomor 1

    Jika awalnya dipilih secara berurutan tiga kelurahan untuk diberi bantuan, banyak cara terpilihnya kelurahan pertama di barat sungai, kelurahan kedua di barat sungai, dan kelurahan ketiga di timur sungai adalah ....

    1. A.144
    2. B.257
    3. C.504
    4. D.576
    5. E.648
  2. Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

Nomor 2

Jika pada tahap pertama dipilih empat kelurahan untuk bersama-sama diberi bantuan, peluang yang terpilih dua kelurahan di barat sungai dan dua kelurahan di timur sungai adalah ....

  1. A.$\frac{36}{85}$
  2. B.$\frac{20}{85}$
  3. C.$\frac{10}{85}$
  4. D.$\frac{6}{85}$
  5. E.$\frac{5}{85}$
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

    Nomor 3

    Jika pada tahap pertama dipilih empat kelurahan untuk bersama-sama diberi bantuan, peluang terpilihnya satu kelurahan di barat sungai dan tiga kelurahan di timur sungai atau satu kelurahan di timur sungai dan tiga kelurahan di barat sungai adalah ....

    1. A.$\frac{21}{170}$
    2. B.$\frac{17}{72}$
    3. C.$\frac{19}{72}$
    4. D.$\frac{25}{72}$
    5. E.$\frac{42}{85}$
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 1.

    Nomor 4

    Jika pada tahap pertama akan dipilih empat kelurahan secara berurutan, peluang urutan pertama dan kedua adalah dua kelurahan yang dipisahkan oleh sungai serta urutan ketiga dan keempat adalah kelurahan di barat sungai adalah ....

    1. A.$\frac{3}{170}$
    2. B.$\frac{18}{170}$
    3. C.$\frac{17}{72}$
    4. D.$\frac{23}{72}$
    5. E.$\frac{25}{72}$
  • Bacaan untuk soal nomor 5 dan seterusnya

    Joko sedang berdiri di dalam kantornya dengan tinggi langit-langit 3 m dari lantai. Kantor Joko tersebut dilengkapi sebuah jendela menghadap Gedung A. Bagian bawah dari jendela berada 60 cm di atas lantai dan sebagian jendela bagian atas tertutup oleh tirai yang tingginya 40 cm. Diketahui jarak mata Joko dengan lantai saat ia berdiri adalah 180 cm.

    Nomor 5

    Ketika berada 4 m di belakang jendela, Joko dapat melihat 8 lantai dari bangunan gedung A. Jika tinggi tiap lantai gedung A adalah 4 m, jarak antara bangunan tempat kantor Joko berada dan bangunan gedung A adalah ... m.

    1. A.62
    2. B.60
    3. C.56
    4. D.64
    5. E.50
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 5.

    Nomor 6

    Misalkan tinggi tiap lantai di gedung A adalah 3 m dan jarak antara bangunan tempat kantor Joko berada dan bangunan gedung A adalah 44 m. Agar dapat melihat 10 lantai dari gedung A, Joko harus berdiri paling jauh ... m di belakang jendela.

    1. A.$3\frac{2}{7}$
    2. B.$3\frac{1}{7}$
    3. C.$2\frac{5}{7}$
    4. D.$2\frac{3}{7}$
    5. E.$2\frac{1}{7}$
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 5.

    Nomor 7

    Misalkan tinggi tiap lantai di gedung A adalah 3 m dan jarak antara bangunan tempat kantor Joko berada dari bangunan gedung A adalah 44 m. Agar dapat melihat lantai dasar gedung A, Joko harus berdiri paling jauh 1 m di belakang jendela. Tinggi lantai kantor tempat Joko berdiri dengan tanah adalah ... m dari tanah.

    1. A.52,2
    2. B.52,6
    3. C.53,0
    4. D.53,4
    5. E.54,0
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 5.

    Nomor 8

    Misalkan diketahui tinggi tiap lantai di gedung A adalah 3 m dan jarak antara bangunan tempat kantor Joko berada dan bangunan gedung A adalah 44 m. Di sebelah gedung A terdapat gedung B, tetapi letaknya agak belakang. Gedung A dan gedung B memiliki tinggi yang sama. Joko dapat melihat puncak gedung B hanya pada saat ia berdiri paling jauh 4 m di belakang jendela. Bila seluruh tirai atas dibuka, Joko juga akan dapat melihat puncak gedung A. Jarak antara dinding depan gedung A dan dinding depan gedung B adalah ... m.

    1. A.14,4
    2. B.20,0
    3. C.22,6
    4. D.24,0
    5. E.24,4
  • Bacaan untuk soal nomor 9 dan seterusnya

    Pak Dedi sebagai guru matematika kelas X di suatu SMA memberikan ulangan geometri. Di kelas tersebut terdapat dua kelompok belajar (kelompok A dan kelompok B). Nilai ulangan geometri kedua kelompok disajikan pada diagram berikut. Sumbu vertikal menyatakan frekuensi dan sumbu mendatar menyatakan nilai.

    Nomor 9

    Selisih rata-rata ulangan geometri kelompok A dan kelompok B di kelas itu adalah ....

    1. A.0,60
    2. B.0,65
    3. C.0,70
    4. D.0,75
    5. E.0,80
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 9.

    Nomor 10

    Klik pilihan pada kolom di sebelah kanan pernyataan yang sesuai dengan jawaban.

    1. A.Rata-rata nilai ulangan geometri di kelas tersebut adalah $7{,}3$
    2. B.Median kelompok A kurang dari median kelompok B
    3. C.Modus kelompok A lebih kecil dari modus kelompok B
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 9.

    Nomor 11

    Pak Dedi akan mempertimbangkan nilai keaktifan untuk menambah nilai ulangan dengan melihat catatan dalam pengerjaan tugas kelompok. Karena kelompok A lebih aktif dan rapi dalam pengerjaan tugas, Pak Dedi memberikan tambahan 1 poin bagi semua anggota kelompok A. Karena pengerjaan kurang sempurna, nilai kelompok B dikurangi $0{,}5$ poin bagi semua anggota. Selisih rata-rata kelompok A dan B menjadi ....

    1. A.0,9
    2. B.1,8
    3. C.2,0
    4. D.6,9
    5. E.14,5
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 9.

    Nomor 12

    Pak Dedi hendak mengelola nilai yang diperoleh siswanya dan akan memberikan penghargaan bagi siswanya yang tuntas. Berdasarkan teori, siswa dikatakan tuntas jika nilai yang diperoleh lebih dari kriteria ketuntasan aktual, yakni nilai rata-rata ditambah $\frac{1}{4}$ simpangan baku. Siswa Pak Dedi yang belum mendapat penghargaan sebanyak ....

    1. A.70%
    2. B.45%
    3. C.40%
    4. D.30%
    5. E.15%
  • Bacaan untuk soal nomor 13 dan seterusnya

    Atap kanopi berbentuk persegi terbuat dari beberapa lempengan kaca berbentuk 70 cm $\times$ 70 cm. Kerangka kanopi terbuat dari batang-batang baja ringan. Kerangka bagian tepi memiliki lebar 5 cm, bagian tengah memiliki lebar 10 cm.

    Nomor 13

    Misalkan kaca yang diperlukan sebanyak $x^{2}$ dan lempengan kaca yang tidak tertutup rangka berukuran 67 cm $\times$ 67 cm. Jika $f$ adalah fungsi yang menyatakan luas kanopi (dalam $m^{2}$ ), $f(x) = \ldots$

    1. A.$5929x^{2}$
    2. B.$59{,}29x^{2}$
    3. C.$51{,}84x^{2}$
    4. D.$0{,}5929x^{2}$
    5. E.$0{,}5184x^{2}$
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 13.

    Nomor 14

    Jika banyak lempengan kaca yang diperlukan adalah 144 buah dan bagian lempengan kaca yang tidak tertutup rangka berukuran 67 cm $\times$ 67 cm, lebar kanopi adalah ... m.

    1. A.9,08
    2. B.9,16
    3. C.9,24
    4. D.9,36
    5. E.9,76
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 13.

    Nomor 15

    Jika bagian tiap kaca yang tidak tertutup rangka berukuran 66 cm $\times$ 66 cm dan luas kanopi $57{,}76$ $m^{2}$ , banyaknya lempengan kaca pada kanopi adalah ... buah.

    1. A.81
    2. B.100
    3. C.121
    4. D.144
    5. E.169
  • Gunakan bacaan yang sama seperti soal nomor 13.

    Nomor 16

    Misalkan bagian tiap kaca yang tidak tertutup rangka berukuran 65 cm $\times$ 65 cm. Selain itu, di daerah yang dinaungi kanopi digunakan untuk memarkir mobil dengan tiap mobil menempati daerah dengan ukuran 5 m $\times$ $2{,}5$ m dalam baris dan kolom. Jika diinginkan 50 mobil dapat diparkir di bawah kanopi, minimal banyaknya lempengan kaca yang diperlukan untuk membentuk kanopi adalah ... buah.

    1. A.1.225
    2. B.1.156
    3. C.1.089
    4. D.1.024
    5. E.961
  • Cara memanfaatkan paket ini

    1. 1Baca dulu seluruh soal di halaman ini tanpa melihat jam, supaya kamu tahu tipe dan bobotnya.
    2. 2Catat nomor yang bikin kamu ragu. Itu peta materi yang perlu kamu ulang lebih dulu.
    3. 3Kerjakan paketnya dengan timer menyala lewat tombol Mulai Mengerjakan, biar terasa seperti hari ujian.
    4. 4Setelah skor keluar, buka pembahasan tiap nomor dan bandingkan dengan cara berpikirmu sendiri.
    5. 5Ulangi paket subtes yang sama dari tahun lain untuk melihat pola soal yang berulang.

    Materi yang diuji di Penalaran Matematika

    Menerjemahkan soal cerita menjadi model matematika, lalu menyelesaikannya dengan aljabar, fungsi, atau statistika.

    Mau latihan Penalaran Matematika yang lebih banyak? Buka semua paket PM di halaman Latihan.

    Paket soal asli PM dari tahun lain

    • Soal Asli UTBK SNBT 2026 PM(23 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2024 PM(124 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2023 PM(11 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2022 PM(4 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2021 PM(4 soal)
    • Soal Asli UTBK SNBT 2020 PM(3 soal)

    Subtes lain dari UTBK SNBT 2025

    • Pengetahuan Kuantitatif (PK)(17 soal)
    • Literasi Bahasa Indonesia (LBI)(22 soal)
    • Penalaran Umum (PU)(28 soal)
    • Literasi Bahasa Inggris (LBE)(26 soal)
    • Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM)(20 soal)
    • Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)(20 soal)

    Pertanyaan yang sering ditanya

    Apakah ini soal asli atau soal prediksi?

    Soal asli. Paket ini berisi 16 soal Penalaran Matematika yang keluar di UTBK SNBT 2025, bukan soal karangan, bukan rekonstruksi, dan tingkat kesulitannya tidak diturunkan.

    Apakah soalnya bisa dibaca gratis?

    Bisa. Seluruh 16 soal beserta pilihan jawabannya tampil di halaman ini tanpa perlu daftar atau login. Yang berbayar adalah mode pengerjaannya, bukan naskah soalnya.

    Di mana kunci jawaban dan pembahasannya?

    Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka setelah kamu mengerjakan paket ini memakai akun Pintarly Premium. Keduanya sengaja tidak ditampilkan di halaman ini supaya kamu bisa mengukur kemampuanmu sendiri dulu.

    Apa yang saya dapat dengan Pintarly Premium?

    Kamu bisa mengerjakan paket ini dengan timer, mendapat skor beserta analisis per topik, membuka pembahasan tiap nomor, dan mengulang paketnya sebanyak yang kamu mau.

    Ada paket PM dari tahun lain?

    Ada. Arsip Soal Asli Pintarly memuat paket UTBK SNBT dari beberapa tahun untuk ketujuh subtes, termasuk Penalaran Matematika. Semuanya bisa dibaca gratis lewat halaman arsip.