Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari topik penting dalam Kimia, yaitu Konfigurasi Elektron di bawah materi Struktur Atom.
Mari kita lihat visualisasi atom. Di sini terdapat inti atom di bagian tengah, serta lintasan kulit atom yang menjadi tempat elektron-elektron bergerak mengelilinginya.
Untuk memahaminya, gunakan analogi Hotel Elektron. Bayangkan atom sebagai sebuah hotel, di mana kulit atom adalah lantainya, dan orbital adalah kamar-kamarnya.
Setiap subkulit punya kapasitas maksimal. Subkulit s atau tajam maksimal dua elektron, p atau utama maksimal enam, d atau baur maksimal sepuluh, dan f atau fundamental maksimal empat belas elektron.
Jangan bingung ya! Kulit n bukan berarti subkulitnya sama. Urutan pengisian tidak hanya berdasarkan angka n, tapi berdasarkan tingkat energi yang dihitung dari n tambah l.
Sesuai Asas Aufbau, elektron mengisi orbital dari tingkat energi terendah ke tertinggi, mulai dari satu s, dua s, dua p, tiga s, tiga p, empat s, hingga tiga d.
Gunakan Aturan Hund untuk mengisi satu-satu dulu sebelum berpasangan, serta Larangan Pauli yang menyatakan tidak ada dua elektron dengan empat bilangan kuantum yang sama dalam satu kotak.
Kita bisa menggunakan Diagram Curah Hujan atau diagram Aufbau untuk menghafal urutan. Cukup ikuti arah panah mulai dari satu s, dua s, tiga s, hingga empat s.
Mengapa empat s diisi sebelum tiga d? Karena untuk empat s, n tambah l sama dengan empat, sedangkan tiga d, n tambah l sama dengan lima. Karena energinya lebih rendah, empat s diisi duluan.
Pada grafik tingkat energi orbital, kita bisa melihat posisi satu s berada di paling bawah, diikuti dua s, lalu dua p yang tingkat energinya lebih tinggi.
Contoh pertama, Nitrogen dengan nomor atom tujuh. Kita isi satu s dua sisa lima, lalu dua s dua sisa tiga, dan terakhir dua p tiga. Konfigurasinya adalah satu s dua, dua s dua, dua p tiga.
Contoh kedua, Natrium dengan nomor atom sebelas. Pengisiannya menjadi satu s dua, dua s dua, dua p enam, dan ditutup dengan tiga s satu.
Untuk Klorin nomor atom tujuh belas, kita gunakan singkatan Gas Mulia. Neon mewakili sepuluh elektron pertama, sisanya tujuh elektron diisi ke tiga s dua dan tiga p lima.
Contoh keempat, Skandium nomor atom dua puluh satu. Hati-hati! Setelah menggunakan Argon delapan belas, kita harus mengisi empat s dua dulu, baru kemudian tiga d satu.
Untuk Kromium nomor atom dua puluh empat, ada penyimpangan. Bukan empat s dua tiga d empat, tapi yang benar adalah empat s satu tiga d lima karena subkulit d setengah penuh jauh lebih stabil.
Konfigurasi juga menentukan sifat magnetik. Diamagnetik jika semua elektron berpasangan, dan paramagnetik jika ada elektron yang sendirian dalam kotak orbitalnya.
Tabel periodik adalah jalan pintas terbaik. Golongan satu A dan dua A adalah blok s, tiga A sampai delapan A adalah blok p, transisi adalah blok d, dan bawah adalah blok f.
Hindari kesalahan umum seperti lupa urutan empat s sebelum tiga d, salah menghitung jumlah elektron, atau mengabaikan aturan Hund pada orbital p, d, dan f.
Kesimpulannya: ikuti aturan Aufbau, gunakan bantuan Gas Mulia, ingat pengecualian pada Kromium dan Tembaga, serta hafalkan kapasitas maksimal s, p, d, dan f.
Selamat belajar! Kuasai konsep konfigurasi elektron ini, maka kalian akan menguasai kimia!
Teruslah berlatih dengan visualisasi ini agar pemahaman kalian semakin tajam. Sampai jumpa di pembahasan soal berikutnya!