Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Hari ini kita akan belajar tentang Larutan Penyangga atau Buffer. Larutan ini berfungsi menjaga pH agar tetap stabil saat ditambah sedikit asam atau basa. Komponen penyangga asam terdiri dari asam lemah atau H-A dan basa konjugasi atau A-minus.
Mari kita lihat contoh soalnya. Campuran lima puluh mililiter satu molar asam asetat dan lima puluh mililiter satu molar natrium asetat, ditambah satu mililiter satu molar H-C-L. Diketahui nilai K-a adalah satu koma delapan kali sepuluh pangkat minus lima.
Langkah pertama, hitung mol awal menggunakan rumus n sama dengan molaritas dikali volume. Hasilnya, mol asam asetat adalah lima puluh milimol, mol ion asetat adalah lima puluh milimol, dan mol H-C-L yang ditambahkan adalah satu milimol.
Langkah kedua adalah membuat tabel M-R-S untuk reaksi ion asetat ditambah ion H-plus menjadi asam asetat. Dari kondisi mula-mula, satu milimol H-plus bereaksi habis sehingga sisa ion asetat menjadi empat puluh sembilan milimol dan asam asetat bertambah menjadi lima puluh satu milimol.
Langkah ketiga dan keempat adalah menghitung pH. Nilai p-K-a adalah empat koma tujuh empat. Masukkan sisa mol ke rumus Henderson-Hasselbalch, yaitu pH sama dengan empat koma tujuh empat ditambah log empat puluh sembilan per lima puluh satu. Hasil akhirnya adalah pH sekitar empat koma tujuh dua.
Sebagai ringkasan: hitung mol awal, gunakan tabel M-R-S untuk reaksi asam kuat, lalu masukkan sisa mol ke persamaan Henderson-Hasselbalch. Kita bisa melihat bahwa pH penyangga asam tetap terjaga stabil.
Melalui visualisasi reaksi ini, kita memahami bagaimana komponen buffer menetralkan gangguan asam. Teruslah berlatih agar semakin mahir dalam kimia. Sampai jumpa di video pembelajaran selanjutnya!