Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo teman-teman! Hari ini kita akan mengupas tuntas materi Kesetimbangan Kimia kelas sebelas SMA. Pernahkah kamu melihat air yang menguap di dalam botol tertutup? Itulah awal dari rahasia kesetimbangan.
Mari lihat visualisasi ini. Pada grafik laju reaksi v terhadap waktu t, terlihat laju maju v maju dan laju balik v balik akhirnya bertemu pada satu titik. Di titik inilah kondisi setimbang tercapai.
Bayangkan analogi eskalator. Seseorang berlari ke atas sementara eskalator bergerak turun ke bawah dengan kecepatan yang sama. Hasilnya, posisi orang tersebut terlihat diam atau berada dalam kondisi setimbang.
Ada dua jenis reaksi. Pertama, Irreversible atau satu arah, seperti kertas yang sudah terbakar. Kedua, Reversible atau dua arah di mana zat A bisa menjadi B dan kembali lagi. Ingat, kesetimbangan hanya terjadi pada reaksi reversible.
Berdasarkan jenisnya, ada kesetimbangan homogen di mana semua fase zatnya sama, seperti pada pembentukan gas amonia. Dan kesetimbangan heterogen jika ada fase zat yang berbeda, contohnya pada penguraian kalsium karbonat padat.
Contoh satu, manakah yang merupakan kesetimbangan heterogen? Jawabannya adalah b. Hal ini dikarenakan dalam reaksi tersebut terdapat campuran fase larutan atau aqueous dan fase padatan atau solid.
Sekarang rumus Tetapan Konsentrasi atau Ka Ce. Rumusnya adalah konsentrasi produk pangkat koefisien dibagi reaktan pangkat koefisien. Hal penting, hanya fase gas dan larutan yang masuk rumus, sedangkan padatan dan cairan murni diabaikan.
Contoh dua, menulis rumus Ka Ce untuk reaksi berikut. Pertama, cek fasenya. Hanya fase aqueous yang masuk, sementara liquid dan solid tidak. Maka Ka Ce sama dengan konsentrasi Ha Ce El kuadrat dibagi konsentrasi Bi Ce El tiga.
Selanjutnya ada Tetapan Tekanan Parsial atau Ka Pe. Rumusnya menggunakan tekanan parsial produk dibagi reaktan. Catatan penting, hanya zat dengan fase gas saja yang boleh dimasukkan ke dalam rumus ini.
Hubungan Ka Ce dan Ka Pe dinyatakan dengan rumus Ka Pe sama dengan Ka Ce dikali er te pangkat delta en. Er adalah nol koma nol delapan dua, te adalah suhu dalam kelvin, dan delta en adalah selisih koefisien gas produk dan reaktan.
Contoh tiga, mari hitung delta en pada reaksi amonia. Koefisien produk gas adalah dua, sementara reaktan gas adalah satu ditambah tiga yaitu empat. Jadi delta en sama dengan dua dikurang empat, hasilnya minus dua.
Azas Le Chatelier menjelaskan bahwa sistem akan bergeser untuk meminimalkan gangguan. Faktor yang mempengaruhinya meliputi perubahan konsentrasi, suhu, serta tekanan atau volume.
Mengenai konsentrasi, jika suatu zat ditambahkan, reaksi akan bergeser menjauhi zat tersebut. Jika zat dikurangi, reaksi bergeser mendekati zat itu. Contohnya, jika zat A ditambah, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan.
Untuk faktor suhu, jika suhu dinaikkan, reaksi akan bergeser ke arah endoterm atau yang nilai delta ha-nya positif. Sebaliknya, jika suhu diturunkan, reaksi bergeser ke arah eksoterm atau delta ha negatif.
Lalu untuk tekanan dan volume. Saat tekanan naik atau volume turun, reaksi geser ke arah koefisien yang lebih kecil. Sebaliknya, saat tekanan turun atau volume naik, reaksi geser ke arah koefisien yang lebih besar.
Contoh empat, pada reaksi pembentukan amonia dengan delta ha negatif, apa yang terjadi jika suhu dinaikkan? Karena reaksi ke kanan adalah eksoterm, maka reaksi ke kiri adalah endoterm. Suhu naik membuat reaksi bergeser ke kiri.
Ada satu faktor lain yaitu katalis. Perlu diingat bahwa katalis hanya berfungsi untuk mempercepat tercapainya kondisi setimbang, namun tidak akan menggeser posisi kesetimbangan sama sekali.
Contoh lima, cara menghitung Ka Ce. Dalam wadah satu liter, dua mol A bereaksi menjadi B. Saat setimbang ada satu mol B. Dengan tabel mula-mula, bereaksi, sisa, kita dapatkan nilai Ka Ce sebesar nol koma enam tujuh.
Waspadai kesalahan umum seperti lupa mengabaikan fase solid dan liquid, salah menentukan tanda delta en dari gas, terbalik logika volume dan tekanan, atau menganggap katalis dapat merubah nilai Ka Ce.
Singkatnya, setimbang adalah saat laju maju sama dengan laju balik. Gunakan rumus Ka Ce, Ka Pe, dan pahami arah pergeseran Le Chatelier. Semangat belajarnya, kamu pasti siap menghadapi ujian kimia!
Itulah materi lengkap kesetimbangan kimia kita kali ini. Jangan lupa terus berlatih soal agar semakin paham. Sampai jumpa di video pembelajaran berikutnya!