Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo teman-teman! Hari ini kita akan belajar mengurutkan bilangan pecahan. Ada dua cara utama yang sering digunakan, yaitu pertama, menyamakan penyebut dengan ka pe ka, dan kedua, mengubah pecahan ke bentuk desimal.
Mari kita coba metode pertama, yaitu menyamakan penyebut. Kita akan mengurutkan pecahan satu per dua, tiga per empat, dan dua per lima dari yang terkecil. Langkah awalnya, kita tentukan ka pe ka dari dua, empat, dan lima, yaitu dua puluh.
Sekarang kita samakan semua penyebutnya. Satu per dua menjadi sepuluh per dua puluh, tiga per empat menjadi lima belas per dua puluh, dan dua per lima menjadi delapan per dua puluh. Terlihat urutannya adalah delapan per dua puluh kurang dari sepuluh per dua puluh kurang dari lima belas per dua puluh.
Lihatlah visualisasi posisi pecahan pada garis bilangan antara nol dan satu ini. Pecahan dua per lima berada di paling kiri, diikuti oleh satu per dua, dan posisi paling kanan ditempati oleh tiga per empat.
Metode kedua adalah mengubah ke bentuk desimal, yang sering kali lebih cepat untuk u te be ka. Di sini, satu per dua sama dengan nol koma lima nol, tiga per empat sama dengan nol koma tujuh lima, dan dua per lima sama dengan nol koma empat nol.
Hasil akhirnya, urutan dari terkecil ke terbesar adalah dua per lima kurang dari satu per dua kurang dari tiga per empat. Pilih metode yang paling nyaman bagimu ya!
Itulah cara mudah mengurutkan pecahan. Terus semangat belajar dan sampai jumpa di pembahasan selanjutnya!