Persiapan PTN
CASN
Mahasiswa
Sekolah
Halo semuanya! Mari belajar Evaluasi Bukti Deduktif untuk mengevaluasi apakah argumen logis dan didukung bukti yang cukup melalui identifikasi premis, konklusi, dan mencari kelemahan atau kesalahan logika.
Perhatikan contoh kasus ini. Premis satu: semua atlet elit menjaga pola makan. Premis dua: Budi selalu menjaga pola makan. Kesimpulannya: Budi adalah atlet elit. Pertanyaannya, apakah argumen ini logis?
Secara visual, atlet elit adalah bagian dari kelompok penjaga pola makan. Premis satu: atlet bagian dari pola makan. Premis dua: Budi anggota pola makan. Kesalahannya, Budi bisa saja berada di luar lingkaran atlet!
Analisis evaluatifnya, pertama: validitas logika tidak valid atau terjadi falasi. Kedua: kecukupan bukti tidak cukup untuk membuktikan status atlet Budi. Ketiga: hubungan premis ke konklusi tergolong lemah.
Tips UTBK untuk evaluasi bukti: pastikan konklusi mengalir dari premis, jangan membuat asumsi di luar bukti yang ada, dan selalu waspadai generalisasi yang berlebihan.
Itulah cara menganalisis argumen deduktif secara kritis. Teruslah berlatih agar kalian semakin tajam dalam mengevaluasi bukti. Sampai jumpa di video selanjutnya!